Selama Dua Hari, 238 JCH Rohul Ikuti Manasik Haji

Redaksi Redaksi
Selama Dua Hari, 238 JCH Rohul Ikuti Manasik Haji
foto: ist
ROHUL, riuaedirtor.com - Sebanyak 238 orang Jamaah Calon Haji (JCH) asal Rokan Hulu, Senin (1/8) pagi, mengikuti manasik haji tingkat kabupaten Rohul dipusatkan di Masjid Agung Nasional Islamic Centre (MANIC) Pasir Pangaraian.

Kegiatan yang ditaja Kementrian Agama(Kemenag) Rohul, digelar selama dua hari dikuti seluruh JCH berasal dari 16 kecamatan se Rohul. Hari pertama manasik haji, seluruh JCH beri pembekalan materi tentang pelaksanaan haji kemudian pada hari kedua nantonya, para JCH akan melakukan manasik haji yang dilaksanakan di sekitar halaman MANIC.

Dalam kegiatan itu, Kepala Kemenag Rohul, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA berpesan ke seluruh JCH yang akan berangkat di musim haji tahun ini,m agar tidak membawa barang bawaan berlebih. Juga diharapkan bisa membawa pakaian seperlunya saja karena niat ke tanah Suci untuk menunaikan ibadah sehingga JCH bisa khusuk dalam melaksanakan ibadah tanpa disibukkan dengan barang bawaan yang dibawa nantinya.

“Saya berharap ke seluruh JCH yang akan berangkat ke tanah suci, hindari untuk membawa barang berlebihan. Bawalah pakaian seperlunya saja, karena kita itu niatnya hanya untuk melaksanakan ibadah,” pesan Ahmad Supardi.

Kakan kemenag juga mengatakan, dengan dilaksanakannya manasik haji tingkat kabupaten tersebut, merupakan manasik haji terakhir yang diikuti oleh seluruh JCH sebelum diberangkatkan 14 Agustus 2016 ke Embarkasi Batam, kemudian 15 Agustus 2016 akan diberangkatkan dari Batam ke Jeddah.

Sebutnya lagi, selain manasik haji terakhir yang dilaksanakan di kabupaten, kegiatan manasik tersebut juga sebagai pemantapan kesiapan seluruh JCH yang akan berangkat ke tanah suci. Setelah dilaksanakaan penyampaian secara teori (materi) dihari pertama, pada hari kedua akan dilanjutkan dengan praktek pelaksanaan ibadah haji secara keseluruhan dalam pelaksanaan manasik haji.

Ahmad supardi juga menambahkan, untuk pelaksanaan praktek pelaksanaan manasik  Selasa (2/8) yang dipusatkan di halaman MANIC Pasir Pangaraian, satu persatu JCH akan dicek petugas dari Kemenag Rohul, terkait tata cara pemakaian baju Ihrom, tata cara Tawaf, Sa’i serta seluruh syarat dalam melaksanakan ibadah haji nantinya.

“Dalam manasik haji tingkat kabupaten ini, seluruh kegiatan yang dilakukan di tanah suci nantinya dipraktekkan kesemua JCHpeserta manasik. Karena jangan sampai nantinya masih ada jamaah kita yang tidak faham tata cara memakai baju, Ihkrom, Tawaf, Sa’i dan lainnya,” sebut Ahmad Supardi lagi.

Sikapi terkait dua JCH Rohul menderita penyakit kriteria yang tercantum dalam salah atu penyakit kriteria (gagal ginjal atau cuci darah) dalam Permenkes RI tahun 2016 tentang isthitoah jamaah haji. Ahmad Supardi menyatakan, hingga kini dirinya belum bisa memastikannya karena masih menunggu perkembangan kesehatan kedua JCH tersebut hingga 12 hari kedepan jelang keberangkatan 14 Agustus 2016 nanti.

“Kita belum bisa memastikan apakah keduanya batal berangkat, namun untuk 12 hari kedepan kita lihat perkembangan kesehatan jamaah tersebut. Semoga saja menjelang keberangkatan nantinya jamaah itu bisa sembuh, dan untuk hal lainnya harus di putuskan oleh Dinas Kesehatan pada hari H nanti melalui surat resmi,” ungkap Ahmad Supardi.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setda Rohul, H Anisbar dalam sambutannya mengatakan, ibadah haji merupakan kewajiban semua umat muslim bagi yang mampu. Disebutkananya lagi, bahwa dalam menunaikan ibadah haji tidak pernah ada  manusia yang menjadi miskin karena telah mengeluarkan materi yang banyak untuk berangkat haji.

“Sehingga saya mengajak, agar seluruh JCH menghilangkan fikiran-fikiran yang tidak baik tersebut, karena hal itu hanya akan mengurangi kekhusukan dalam menjalani ibadah nantinya,” imbau Anisbar

H Anisbar juga menghimbau, agar seluruh JCH Rohul dapat selalu menjaga kesehatan fisik. Karena selain beribadah, kesehatan fisik juga merupakan prioritas utama dalam melaksanakan ibadah haji. JCH sesampainya di tanah suci nantinya agar bisa mendo,akan megeri Rohul agar terhindar dari musibah dan bisa lebih baik lagi untuk kedepannya.

“Seluruh JCH saya harapkan, bisa mengikuti manasik haji  kabupaten. Jangan lupa untuk mendo’akan negeri Rohul agar lebih baik lagi kedepannya dan terhindar dari segala musibah,” harapnya.

Tahun 2016 ini menurut Anisbar, pelaksanan keberangkatan JCH melalui Bandara Tuanku Tambusai. Hal itu, sebagai bentuk perhatian dari Pemkab Rohul untuk membantu keberangakatan domestik dengan shering dana Rp430 juta.(yahya)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini