Realisasi Pendapatan Daerah Kampar Capai Rp2,67 Triliun

Redaksi Redaksi
Realisasi Pendapatan Daerah Kampar Capai Rp2,67 Triliun
humas kampar
Bupati Kampar Jefry Noer,SH saat penyerahan Materi LKPJ Kampar 2014 kepada Ketua DPRD kampar Ahmad Fikri,S.Ag pada paripurna penyampaikan LKPJ Kampar di Ruang rapat Paripurna DPR Kampar Bangkinang, Senin (20/4).
KAMPAR, riaueditor.com - Realisasi pendapatan daerah Pemerintah Kabupaten Kampar Provinsi Riau tahun 2014 menembus Rp2,67 triliun atau jauh meningkat dibanding dengan target yang ditetapkan yakni sebesar Rp2,2 triliun.

Bupati Kampar Jefry Noer menjelaskan hal itu saat Paripurna Peyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) tahun 2014  di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kampar di Bangkinang, Senin (20/4).

Jefry mengatakan, bahwa kenaikan pendapatan daerah tersebut disebabkan oleh peningkatan penerimaan daerah, antara lain seperti realisasi persentase Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar 126,52 persen, dengan kontribusi pendapan daerah sebesar 6,97 persen.

Kemudian, lanjut dia, yakni dana perimbangan meningkat sebesar 118,88 persen dengan kontribusi terhadap pendapatan daerah sebsesar 81,94 persen.

Selanjutnya, demikian Jefry, realisaasi persentase lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar 127,90 persen dengan kontribusi pendapatan 11,09 persen.

Adapun  anggaran belaja daerah setelah perubahan anggran ditetapkan sebesar Rp2,7 triliun lebih, dengan realisasi lebih dari Rp2,4 triliun dengan sisa anggaran sebesar Rp278 miliar.

"Dalam jumlah tersebut belanja tidak langsung tahun 2014 sebesar lebih Rp1,25 triliun dengan realisasi Rp 2,2 trilun," katanya.

Sementra untuk belanja langsung, kata Jefry lebih kurang sebesar Rp1,505 triliun, dengan realisasi Rp1,272 triliun, dimana tidak terserapnya seluruh anggaran yang tersedia terutama pada belanja barang dan jasa serta belanja modal disebabkan terdapatnya beberapa kegiatan yang proses adminitrasinya terlambat, serta belum optimalnya penyerapan pengeluaran dari setiap SKPD.

Sementara itu, lanjut Jefry, anggaran pembiayaan daerah tahun 2014 setelah perubahan anggaran lebih kurang sebesar Rp533 miliar, dengan realisasi sebesar Rp435 miliar lebih atau 48,64 persen.

Lebih lanjut kata Jefry, bahwa penyelenggaraan tugas pembantuan yang diterima dan pemberian tugas pembantuan kepada pemerintah desa, yang dilaksanaka tahun 2014 seperti tugas pembantuan yang diterima berasal dari Kementrian Pertanian, Kelautan, Perikanan, Kesehatan, Sosial dan Tenaga Kerja serta Kementrian Dalam Negeri yang dilaksnakan oleh enam SKPD.

Kemudian tugas pembantuan yang diberikan oleh Pemda Kampar kepada 242 desa dan 8 kelurahan, berupa Alokasi Dana Desa (ADD), tunjagan penghasilan aparatur pemerintah desa serta dana pembangunan infrastruktur desa (DPID).

Dengan demikian harapan Jefry kepada para anggota DPRD Kampar untuk dapat membahas dan memberikan rekomendapi untuk perbaikan dimasa mendatang, begitu juga kepada setiap SKPD untuk dapat menghadiri setiap pembahasan yang telah diagendakan oleh DPRD Kampar. (rls/humas)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini