Program Kementerian PUPR, Sanitasi Bersama untuk Masyarakat Perawang dan Tualang Segera Dibangun

Redaksi Redaksi
Program Kementerian PUPR, Sanitasi Bersama untuk Masyarakat Perawang dan Tualang Segera Dibangun
istimewa
Bupati Siak, Alfedri meninjau lokasi yang akan dibangun Sanimas di Kelurahan Perawang

TUALANG - Program Sanitasi berbasis masyarakat (Sanimas) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akhirnya dapat dinikmati masyarakat Kelurahan Perawang dan Desa Tualang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Riau. Limbah yang masuk ke sanitasi bersama ini secara biologis akan diolah menjadi bersih lagi di instalasi pengelolaan air limbah (IPAL) yang akan dibangun di daerah tersebut.

Warga sangat menyambut baik program sanitasi bersama ini, sehingga kedatangan Bupati Siak Alfedri, Kadis PU Tarukim Irving Kahar, Kepala Balai Prasarana Pemukiman Riau, Ichwanul Ikhsan dan rombongan di lokasi yang akan dibangun Sanimas ini disambut dengan bunyi-bunyian kompang, Kamis (10/6/2020).

Dikatakan Bupati, pembangunan IPAL di RT 14/RW 6 Kelurahan Perawang dan  Sehingga kedatangan Bupati Siak Alfedri, Kadis PU Tarukim Irving Kahar, Kepala Balai Prasarana Pemukiman Riau, Ichwanul Ikhsan dan rombongan di lokasi yang akan dibangun Sanimas ini disambut dengan bunyi-bunyian kompang, Kamis (10/6/2020).

"Karena anggarannya dari pusat sudah turun senilai Rp 500 juta, maka masyarakat sudah dapat memulai membuat sanitasinya. Kapasitasnya bisa untuk 100 rumah atau Kepala Keluarga," kata Alfedri didampingi Kadis PU Tarukim Siak, Irving Kahar.  Sanitasi berbasis masyarakat ini pengerjaannya dilakukan secara sinergi antara pemerintah dengan kelompok pemberdayaan masyarakat.

"Masyarakat ikut terlibat aktif secara gotong-royong melakukan pembersihan lahan tempat sarana dan prasarana, sejak awal hingga berkelanjutan," kata Alfedri.

Tidak hanya Sanitasi, dalam program Sanimas ini, masyarakat dapat berembuk untuk membuat sarana pendukung lainnya. Karena air limbah dapat diolah menjadi air bersih yang dapat digunakan kembali, bisa untuk kolam ikan dan lainnya.

"Seperti di Perawang tadi, mereka ingin membuat lapangan Badminton dan Kolam Ikan. Sementara di Desa Tualang ingin dibuat kolam ikan, pendestrian yang cantik dihiasi taman, lampu jalan dan kolam ikan," ujarnya.

Pembangunan Sanimas ini, kata Bupati bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat akan sanitasi, perilaku hidup bersih dan sehat. Dilengkapi prasarana dan sarana air limbah domestik yang berkualitas, berkelanjutan, dan berwawasan lingkungan sesuai dengan kebutuhan untuk meningkatkan kualitas sumber daya air dan lingkungan.

"Jadi nanti tidak ada lagi daerah yang drainasenya kotor karena buangan limbah dapur dan kamar mandi. Jangan ada lagi pemandangan itu di beberapa sudut kota dan desa. Karena ini ancaman penyakit," kata Mantan Camat Tualang ini.

Sementara itu, Kepala Balai Prasarana Pemukiman Riau, Ichwanul Ikhsan mengatakan program ini merupakan bagian dari upaya Kementerian PUPR untuk mencapai target Rencana Strategis (Renstra) 2015-2019 melalui program 100-0-100 yakni target 100 persen akses air minum, nol persen kawasan permukiman kumuh, dan 100 persen akses sanitasi layak.

"Hari ini kami meninjau lokasi yang akan dibangun Sanimas, Kotaku, TPA dan Ipal di Tualang. Ini karena Bupati Siak, bapak Alfedri yang luar biasa selalu jemput bola

untuk kemajuan pembangunan di daerahnya," kata Ichwan mengutip goriau.com, Kamis (11/6).

Nantinya limbah rumah tangga warga tersebut akan mengalir pada satu tempat IPAL tersebut. Secara biologis melalui bakteri akan diolah sehingga menjadi air bersih lagi dan bisa dimanfaatkan apakah untuk jadi kolam ikan maupun pupuk.

"Sudah penandatanganan kerjasama, Minggu ini sudah pencairan dan Minggu depan sudah mulai dilaksanakannya," ujarnya.

Sementara itu, Penghulu Tualang, Jufrianto menyebutkan Program Sanimas memang sangat diharapkan masyarakat sudah sejak lama.

"Masyarakat ingin memperbaiki sistem sanitasi dan kualitas lingkungan tempat tinggal mereka sehingga dapat memberikan manfaat dalam hal peningkatan kualitas kesehatan," kata Penghulu Tualang. ***


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini