Pemkab Pelalawan Antisipasi Pemangkasan DAK Dari Pemerintah Pusat

Redaksi Redaksi
Pemkab Pelalawan Antisipasi Pemangkasan DAK Dari Pemerintah Pusat
ilustrasi
PELALAWAN, riaueditor.com - Masih dipusingkan soal pemangkasan Dana Bagi Hasil (DBH), Pemerintah Kabupaten Pelalawan kembali dibuat memutar otak dengan dikuranginya Dana Alokasi Khusus (DAK) yang mencapai 10 persen dari total DAK yang diterima Pemerintah Kabupaten setiap tahunnya.

Hal ini diungkapkan langsung Bupati Pelalawan HM Harris kepada awak media, Rabu (27/4/2016). Menurutnya, pemotongan DAK ini sendiri langsung dilakukan pemerintah pusat. Dan untuk mensiasati ada pemotongan tersebut Pemkab Pelalawan akan melakukan revisi pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) nanti.

"Ya, kita akan melakukan kembali revisi anggaran pada anggaran APBDP nanti, yang jelas pemotongan mencapai 10 persen," ujar HM Harris.

Lantas apa dampaknya terhadap Pemkab Pelalawan, HM Harris mengatakan pemotongan tersebut jelas berdampak pada bergesernya berbagai mata anggaran kegiatan kerja masing-masing satuan kerja perangkat daerah.

"Sebelumnya, anggaran kita juga bergeser disebabkan adanya pemangkasan DBH mencapai 265 Miliar rupiah. Saat ini kembali anggaran DAK yang dikurangi. Dapat kita bayangkan akan ada kegiatan yang akan dikorbankan, banyak kegiatan yang akan dilakukan rasionalisasi, baik mengurangi tenaga kerja sampai pada penundaan banyaknya kegiatan proyek tahun ini," ungkapnya.

Lebih spesifik, sambung Bupati sejak pemangkasan DBH, ditambah pemangkasan DAK Pemkab Pelalawan jelas kembali diuji, sejauh mana daerah ini mampu bertahan di tengah keterpurukan inflansi tersebut dalam melaksanakan pembangunan.

"Yang jelas akan ada lagi rasionalisasi tahap dua, berapa besarnya tentu kita hitung-hitung dahulu. Kemudian kita juga akan melakukan langkah-langkah penghematan," tutupnya. (zul)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini