Pemkab Kampar dan Depsos RI Serahkan Bantuan Kebakaran Pasar Ulul Albab

Redaksi Redaksi
Pemkab Kampar dan Depsos RI Serahkan Bantuan Kebakaran Pasar Ulul Albab
humas kampar
Pemkab Kampar dan Depsos RI Serahkan Bantuan Kebakaran Pasar Ulul Albab.
SIAKHULU, riaueditor.com - Pemerintah Kabupaten Kampar bekerjasama dengan Departemen Sosial Republik Indonesia menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran di pasar Ulul Albab desa Tanah Merah Kecamatan Siakhulu, Sabtu (7/3).

Usai menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran sebanyak 8 orang penyewa, Bupati Kampar H Jefry Noer mengingatkan para pedagang dan korban kebakaran pasar Ulul Albab, kebakaran merupakan cobaan atau ujian bagi kita semua bukan musibah, ambil hikmah, mudah-mudahan dengan kejadian kebakaran akan membuat semua menjadi orang yang lebih baik dan sabar ke depannya serta dalam waktu singkat akan ada ganti dari Allah.

Jefry menambahkan kepada para pedagang, agar dijaga dan dikontrol listrik di kios masing-masing, jangan di tambah-tambah arus listrik, dengan memasang instalasi kabel yang tidak sesuai dengan standar kabel dari PLN, karena nanti rentan dan sangat berbahaya terjadi arus pendek atau korsleting listrik yang menyebabkan kebakaran.

Lebih jauh Jefry mengulas keberadaan Pasar Syariah Ulul Albab yang ditopang oleh lima pilar, karena itu bagi pengelola maupun dewan Syariah Pasar dalam menjalankan usaha tidak boleh memakai uang rentenir dan kalau kedapatan memakai uang rentenir akan dikeluarkan dari kepengurusan pasar.

Karena itu dalam berdagang jangan memakai uang rentenir, timbangan harus akur, tidak boleh menjual barang yang di haramkan agama, usahakan pasar tetap bersih dan harga jual dipasar ini lebih murah dari pasar lain dan selanjutnya ketika azan di kumandangkan, dagangan di tutup sebentar kalau tidak ada keluarga yang bisa gantian menjaga kiosnya menggantikannya untuk menunaikan sholat, itulah tujuan di didirikan pasar syariah, kata Jefry Noer.

Kepala Dinas Sosial dan Tenaga kerja Anizur mengatakan, bantuan berupa uang, alat kebutuhan dapur, bahan makanan, peralatan RT termasuk kebutuhan sehari-hari adalah bantuan uang duka namanya, dari kementerian sosial RI bekerjasama dengan Pemda Kampar, total kerugian satu blok pasar dengan 16 kios yang terbakar akibat kebakaran beberapa waktu lalu diperkirakan 1,650 Milyar dengan korban sebanyak 9 orang termasuk pemilik pasar.

Dari januari hingga akhir Februari telah terjadi musibah kebakaran ditambah 2 kali bencana puting beliung sebanyak 18 kali kejadian, untuk dicermati bersama, musibah kebakaran terjadi hampir semua karena korsleting listrik, kata Anizur.

Untuk itu agar jadi perhatian bersama, karena memang tegangan listrik atau voltase sering terjadi turun naik, akibat nya karena voltase tidak kuat maka terjadi percikan listrik sehingga menimbulkan api, untuk itu mari kita waspadai dan jaga bersama pasar ini, ajaknya.(rls/Humas)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini