Pemekaran Wilayah Masih Menunggu Stabilitas Perekonomian Indonesia

Ahmadsyah: Aspirasi Boleh Saja, Kita Masih Menunggu Nomenklatur
Redaksi Redaksi
Pemekaran Wilayah Masih Menunggu Stabilitas Perekonomian Indonesia
Assisten I Setdaprov Riau, Ahmadsyah Harofie
PEKANBARU, riaueditor.com - Hingga saat ini, Pemerintah Provinsi Riau masih belum nomenklatur baru tentang pemekaran wilayah di Provinsi Riau. Sungguhpun begitu, aspirasi yang disampaikan DPR RI mengenai Daerah Otonomi Baru (DOB) tersebut juga masih menunggu arahan dari pemerintah pusat.

Hal ini disampaikan langsung oleh Assisten I Setdaprov Riau, Ahmadsyah Harofie kepada wartawan. Dikatakannya, pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau bersikap menuggu laporan pembentukan lima Daerah Otonomi Baru (DOB) atau dari saat ini berjumlah 12 kabupaten/kota menjadi 18 kabupaten/kota paling lambat dalam waktu tiga tahun mendatang.

"Prinsipnya kita dukung DOB tersebut dan kita bersifat menunggu. Atau tidak aktif," papar Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Setdaprov Riau, Ahmadsyah Harrofie di Pekanbaru, Senin (16/5/2016).

Dia mengakui, wilayah Provinsi Riau memang terlalu luas baik dari segi geologis maupun geostrategis. Bagi DOB yang telah disetujui, maka pembiayaan bersumber dari alokasikan melalui APBD transisi dan berasal dari provinsi atau daerah induk.

"Tapi itu tadilah, DOB terdapat banyak kaitan-kaitannya juga. Salah satunya kemampuan APBD baik provinsi dan daerah juga harus diperiapkan terlebih dahulu. Sekarang kita tunggu saja regulasi dan kebijakan dari pusat," kata Ahmad.(dea)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini