Peletakan Batu Pertama Gedung PLUT-KUKM Pelalawan `Batal`

PLUT-KUKM Pelalawan akan beroperasi awal 2015
Redaksi Redaksi
Peletakan Batu Pertama Gedung PLUT-KUKM Pelalawan `Batal`
Maket Gedung PLUT-KUKM Pelalawan.
PELALAWAN, riaueditor.com- Seyogyanya Senin (11/8/2014) dijadwalkan Menteri Koperasi dan UKM RI DR. H. Syarief Hasan, M.BA diagendakan akan melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu - Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (PLUT-KUKM) di Kabupaten Pelalawan. Namun karena jadwal yang padat dan waktu yang singkat dari Menteri maka agenda dibatalkan.

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Pelalawan Milyono kepada riaueditor.com Ahad (10/8/2014). Menurutnya, mengingat waktu yang singkat dan jadwal yang padat dari Menteri Koperasi dan UKM RI serta jadwal di Propinsi maka agenda peletakan batu pertama pembangunan gedung PLUT-KUKM di Pelalawan dibatalkan.

Sementara itu, Pelalawan HM. Harris dan saya sendiri akan hadir dalam pertemuan Menteri Koperasi dan UKM di Propinsi. Semua Bupati dan Walikota serta Kepala Dinas Koperasi dan UKM se Riau diundang dalam pertemuan yang berlangsung di Gedung daerah Pauh Janggi di Pekanbaru." Terangnya.

Gedung PLUT-KUKM Kabupaten Pelalawan yang terletak di depan kantor Bappeda Komplek Perkantoran Bhakti berdiri di atas lahan 7000 meter. Pembangunan gedung PLUT-KUKM bersumber dari APBN senilai Rp.3 M.

"Gedung dibangun 2 lantai diatas lahan yang sebenarnya 1,3 hektar. Namun yang sudah dimatangkan baru 7000 hektar. Dalam APBD Pelalawan 2013 lalu juga sudah dialokasikan untuk pembangunan PLUT-KUKM guna pematangan lahan termasuk penimbunan. Pada tahun 2014 ini juga dialokasikan untuk pembangunan pagar, pintu gerbang dan pos jaga," paparnya.

Gedung PLUT-KUKM ini adalah tempat pembinaan interpliner. Disini tempat para wirausaha melakukan konsultasi akses permodalan, pelatihan, coaching lapangan. Disini akan disediakan seluruh akses permodalan bagi mereka yang mau berusaha. Rencananya gedung ini akan beroperasi awal 2015 nanti.

"Saat ini jumlah KUKM di Pelalawan mencapai 4300 KUKM. Perbandingannya masih 1 persen dari jumlah penduduk. KUKM dikatakan berkembang bila mencapai 2 persen dari jumlah penduduk. Ini yang akan menjadi target utama kita dalam menggenjot KUKM di Pelalawan," jelasnya.

Dilanjutkan Milyono, sesuai janji dari pemerintah Propinsi, nantinya akan dibantu untuk mobiler dan penataan ruangan sebesar Rp.1 M. Jadi hitungannya untuk pembangunan PLUT-KUKM Pelalawan ini bantuan dari Pusat Rp.3 M, APBD Propinsi Rp.1 M dan dari APBD Pelalawan Rp.1 M. Total keseluruhan 5 M.

Namun setelah gedung PLUT-KUKM dibangun, Pusat akan membantu Rp.500 juta pertahunnya untuk operasional. Ditargetkan Desember 2014 penyerah terimaan bangunan PLUT-KUKM sudah dilakukan, dan awal tahun 2015 sudah bisa beroperasi.

"Kami mewakili Bupati Pelalawan dan Dinas Koperasi dan UKM Pelalawan sangat berterima kasih atas bantuan pusat, Propinsi dan semua pihak dalam pembangunan gedung PLUT-KUKM di Pelalawan ini," pungkasnya.(zul)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini