Pelantikan Gubri Defenitif di Istana Negara, Pejabat Daerah Hanya Menyaksikan dari Layar

Redaksi Redaksi
Pelantikan Gubri Defenitif di Istana Negara, Pejabat Daerah Hanya Menyaksikan dari Layar
humas riau
Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman dilantik oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Rabu (25/5/2016).
JAKARTA, riaueditor.com - Meskipun pejabat daerah di luar Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopinda) Riau tidak diundang, masih banyak pejabat daerah yang hadir untuk menyaksikan pelantikan Gubernur Riau defenitif, di Istana Negara walaupun hanya lewat layar kaca di luar.

Pada pukul 15.00 WIB dari layar kaca terlihat satu persatu Gubernur termasuk Gubernur Riau, Arsyadjukia di Rachman memasuki ruang pelantikan dengan menggunakan mobil cadiy diiringi mercing band Kemendagri.

Meskipun semula para pejabat telah memakai pakaian resmi seperti menggunakan jas dan dasi yang rapi, mereka terpaksa menggantinya dengan baju batik karena memang tidak ada undangan resmi yang mereka pegang.

Berbeda dengan pelantikan Kepala Daerah lainnya, yang mana mereka mendapatkan tempat duduk dan posisi yang nyaman untuk menyaksikan pelantikan tersebut. Mamun tidak kali ini, kursi yang disediakan pihak Sekretariat Negara (Setneg) tidak seberapa dan mereka termasuk KR terpaksa berdiri memadati leyar televisi yang disediakan.

Assisten I Setdaprov Riau, Ahmasyah Harofie mengatakan, dengan dilantiknya Gubernur Riau defenitif secara dejure tidak ada perbedaan kewenangan. Namun yang membedakan itu hanya sejarahnya.

"Mengenai siapa yang akan menjadiboendampingnya nanti, itunkembali lagi pada mekanisme pengangkatan wakil Gubernur itu sendiri," tuturnya.

Sementara itu, sekitar pukul 15.00 WIB presiden RI Joko widodo dan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla memeasuki ruang acara dengan berjalan kaki diikuti dengan 5 Gubernur dan 2 Wakil Kepala Daerah dan diiringi denganmercing band ke presidenan.

Dalam penandatanganan nota kesepahaman yang ditandatangani oleh Gubernur, pendukung dari masing-masing daerah bersorak sembari bertepuk tangan termasuk saat Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman.

Presiden RI, Joko Widodo usai melantik 5 Gubernur dan 2 Wakil Gubernur berpesan untuk bisa mematuhi peraturan perundang-undangan, berbakti kepada  masyarakat nusa dan bangsa. Sebagai wakil pemerintah pusat di daerah, Gubernur harus mampu mengakses pelayanan pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan.

"Saya berharap kepada Gubernur maupun Wakil Gubernur untuk mendekatkan  diri dengan rakyat, hadir di tengah masyarajat dan menyelesaika  masalah dengan rakyat dan jangan hanya bekerja dibalik meja saja," kata Presiden dalam  pidatonya, Rabu (25/5).

Gubernur dan wakil gubernur yang dilantik harus mampu bekerjasama dengan pemerintah pusat dengan cara menjalankan visi dan misi kepresidenan yang tertuangvdalam nawa cita.

Adapun pejabat daerah yang tampak hadir yakni Assisten I Setsaprov riau Achmadsyah Harofie, Assisten II Setdaprov Riau Masperi, Kepala Badan Kesbangpolinmas Ardi Basuki, Bupati Rokan Hulu Suparman, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Pekanbaru, Azharis Rozie yang juga dan masih banyak lagi.(dea)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini