PLN Berulah, Pemkab Dapat Masalah

Redaksi Redaksi
PLN Berulah, Pemkab Dapat Masalah
Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Kepulauan Meranti, H. Herman SE MM,
SELATPANJANG, riaueditor.com– Krisis listrik berkepanjangan akhir-akhir ini membuat kesal masyarakat Selatpanjang. Kekesalan tak hanya ditujukan kepada badan usaha milik negara itu saja, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti turut menjadi sasaran. Padahal, sebagai pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan  atau menginterpensi kebijakan PLN.
 
Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Kepulauan Meranti, H. Herman SE MM, nampak kesal dengan ulah PLN yang dinilai tak serius tangani krisis listrik di Selatpanjang.

"Sebenarnya kita tidak bisa mencampuri atau mengintervensi pihak PLN yang notabanenya adalah perusahaan milik negara. Tapi pemkab sering menjadi sasaran kekesalan masyarakat jika terjadi krisis listrik. Padahal, kami berupaya membantu menyesaikan permasalahan PLN," ucap H. Herman, SE, MM, beberapa waktu lalu saat hearing bersama Pihak ranting PLN Selatpanjang dan masyarakat.
 
Diakui Herman, pemkab melalui dinas yang dipimpinnya beberapa kali menawarkan kepada PLN dalam proses pengangkutan mesin dari Batam ke Selatpanjang. "Bulan Mei yang lalu mesinnya sudah tiba di Batam, menurut PLN ada kendala untuk mengeluarkan mesin tersebut dari Batam. Kami minta bantu dengan salah seorang pengusaha asal Meranti di Batam untuk mengeluarkan mesin tersebut. Tapi ketika kita tunggu, kontraktor tersebut tidak pernah muncul lagi," beber Herman.
 
Herman juga meminta kepada PLN, setiap ada program pemasangan jaringan baru, harusnya diimbangi penambahan mesin. Sehingga tidak terjadi defisit daya sebagaimana saat ini.

"Ada kejadian, PLN melakukan pemasangan jaringan baru di desa, tapi sudah sekian lama jaringan dipasang, listrik belum juga menyala. Masyarakat desa ini ungkapkan kecewa dan melampiaskan kekesalanya kepada pemkab. Jadi setiap PLN berulah, kita yang dapat masalah," tandas Herman. (je)

Tag:
PLN

Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini