Meranti Ambil Bagian di Pameran 2nd AITIS 2014

Redaksi Redaksi
Meranti Ambil Bagian di Pameran 2nd AITIS 2014
humas meranti
Bupati Kepulauan Meranti, Irwan Nasir, memberikan bingkisan produksi sirup manggrove kepada pengunjung stand pameran Meranti di arena PRJ, Kemayoran, Jakarta pusat, Rabu (16/4).
JAKARTA, riaueditor.com - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti ambil bagian pada pameran 2nd Apkasi International Trade and Investment Summit (AITIS) 2014 yang dilaksanakan di arena Pekan Raya Jakarta (PRJ) Kebayoran. Pada stand Meranti Rabu (16/4), Bupati Kepulauan Meranti bahkan ikut melayani para pengunjung stand Kabupaten penghasil sagu terbaik di Indonesia itu.

Pameran ini diikuti seluruh kabupaten di Indonesia yang menjadi anggota Assosiasi Pemerintah Kabupaten se-Indonesia (APKASI). Stand Kepulauan Meranti pula memamerkan aneka produk andalan dari sagu, kerajinan tangan, dan potensi investasi terutama sektor perkebunan, perikanan dan perdagangan.

"Pameran ini agenda tahunan APKASI yang mendapat perhatian luas pembeli dan calon investor. Kita berharap dengan mengikuti promosi ini akan semakin mempopulerkan daerah kita sebagai tujuan investasi dan wisata," jelas Bupati di sela-sela beramah tamah dengan pengunjung.

Bahkan Bupati langsung ikut melayani pengunjung dengan menyediakan mereka makanan ringan khas Meranti yakni kue semprong dan aneka kue bangkit dari sagu. Bupati juga menyuguhkan minuman khas sirup manggrove.

"Minuman sirup manggrove ini hanya ada di Meranti. Ini merupakan produk usaha kecil menengah (UKM) di daerah kami," kata Bupati.

Dia juga mengambil kesempatan itu dengan mengajak pengunjung melihat peta dan berbagai gambar potensi pertanian di Kepualauan Meranti, terutama sagu. Bupati mengatakan Kepulauan Meranti terletak di Provinsi Riau dan berbatasan langsung dengan Malaysia dan Singapura.

Salah seorang pengunjung, Hasan Asapahani yang juga General Manager JPNN mengakui tidak menyangka Kepulauan Meranti sudah bisa mengolah pohon manggrove menjadi minuman sirup yang nikmat. Demikian juga budidaya pohon sagu karena setahunya sagu itu adalah tanaman hutan yang tumbuh secara liar, bukannya jenis tanaman perkebunan.

"Saya kira ini agak unik sekali. Produk makanan dari sagu ini memang kembali populer karena rasanya tidak kalah nikmat," sebutnya.

Sebelumnya, Bupati sempat diundang tampil di program talkshow secara langsung di studio mini JPNN TV yang mendirikan stand di arena PRJ tersebut. Bupati pun memaparkan peluang investasi yang menguntungkan di Kepulauan Meranti.

"Kita ini daerah yang baru dimekarkan. Saat ini kita sedang mengembangkan semua sektor terutama perkebunan, pertambangan, perdagangan ritel, perhotelan, pariwisata seperti arena bermain anak dan keluarga, transportasi, perumahan, perikanan terutama industri olah hasil laut dan hasil kebun serta jasa keuangan. Kesempatan ini terbuka lebar untuk kalangan swasta dengan berbagai kemudahan dan insentif perpajakan," tegasnya. (*jai/rls)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini