Leader Program DMIJ, Kades di Inhil Keluhkan Ketidakhadiran Pendamping Desa

Redaksi Redaksi
Leader Program DMIJ, Kades di Inhil Keluhkan Ketidakhadiran Pendamping Desa
adt/riaueditor.com
Suasana Rapat Dengar Pendapat (RDP) Antara Komisi I DPRD Inhil dengan BPMPD Inhil dan Pendamping DMIJ.
TEMBILAHAN, riaueditor.com - Para Pendamping desa Program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ) yang tidak hadir selama 10 hari berturut-turut diminta untuk mundur.

Hal tersebut disampaikan Leader Program DMIJ Kabupaten Indragiri Hilir, Aiyub saat menghadiri rapat dengar pendapat bersama Komisi I DPRD Kabupaten Indragiri Hilir, Selasa (12/7/2016).

"10 hari berturut-turut tidak hadir (di desa, red), pendamping desa diberhentikan (sesuai dengan kontrak, red)," sebut Aiyub.

Menurutnya, bahwa selama ini banyak kapala desa (Kades) yang mengeluh karena ketidak hadiran para pendamping. Namun, di buku absensi kehadiran pendamping tersebut selalu penuh dan ditandatangani oleh kades.

Selain itu, dia juga menuturkan bahwa selama 2016 ini sudah ada 4 pendamping desa program DMIJ Kabupaten Indragiri Hilir yang telah mengundurkan diri.

"Sudah ada 4 orang pendamping yang mengundurkan diri," tukasnya.

Untuk diketahui, RDP tersebut dipimpin Ketua Komisi I DPRD Indragiri Hilir, Yusuf Said beserta anggota, dan dihadiri perwakilan BPMPD Kabupaten Indragiri Hilir, Fasilitator dan pendamping desa. (Adt)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini