Dari Acara Pisah Sambut Kadis PU Riau;

Kebijakan Apapun Harus Berdasarkan Aturan

Redaksi Redaksi
Kebijakan Apapun Harus Berdasarkan Aturan
fin/riaueditor.com
Usai sambutan kemudian Ir Muhammad MP bersama isteri (kanan) memberikan cenderamata berupa karikatur kepada SF Haryanto didampingi isteri Dra Adrias.
PEKANBARU, riaueditor.com– Sehari usai dilantik, Kepala Dinas (Kadis PU) Riau Ir Muhammad MP langsung menggelar pisah sambut dengan mantan Kadis PU yang lama, Ir SF Haryanto MT. Acara yang digelar di ruang Auditorium Rusli Zainal tersebut, dihadiri ratusan pegawai di jajaran Dinas PU Riau, Selasa (8/4).

SF Haryanto yang mendapat kesempatan pertama dalam sambutannya mengatakan, dirinya yakin bahwa program yang telah disusun dapat berjalan sebagaimana mestinya. Keyakinan itu didasarkan atas orang yang menggantikannya bukan dari luar, melainkan dari jajaran Dinas PU Riau, Ir Muhammad MP. 

Ia mengakui, selama dirinya memimpin Dinas PU Riau banyak tuduhan kurang sedap kerap dialamatkan kepada dirinya. Namun, kata SF Haryanto, hal itu biasa. Khusus kritik yang kerap dilontarkan oleh LSM dan wartawan, ia minta jajaran Dinas PU Riau agar hal itu jangan dianggap musuh.

" Terus terang saya sangat berterimakasih atas kritik yang disampaikan teman-teman LSM dan wartawan selama ini. Bagi saya mereka adalah mata dan telinga saya di lapangan. Dan itu justru menjadi pemicu untuk memperbaiki kinerja. Kita jangan memusuhi karena mereka adalah mitra kerja kita", ujar SF Haryanto seraya memandang ke arah sejumlah wartawan dan LSM yang menyaksikan acara.

SF Haryanto mengaku, selama empat tahun menjabat sebagai Kadis dirinya tergolong keras dan cerewet. Akan tetapi, hal itu ia lakukan demi kebaikan Dinas PU. " Sebagai pemimpin, kita harus berani. Karena kalau bukan kita yang memulai siapa lagi", ujar pejabat yang dimutasi ke Staff Ahli Gubernur Riau bidang Pembangunan ini.

Ia berpesan, pembangunan flyover tahun depan dan pembangunan sejumlah ruas jalan, diharapkan dapat terlaksana sesuai rencana. Kemudian, semua program harus disusun berdasarkan HPS agar tidak terjadi tuntutan di kemudian hari.

Ditegaskan SF Haryanto, apapun kebijakan harus berdasarkan aturan bukan berdasarkan permintaan. " Apapun kebijakan harus berdasarkan aturan bukan berdasarkan permintaan. Kalau tidak mampu, silahkan naikkan bendera putih. Kita harus loyal kepada pimpinan. Tapi kita juga harus taat terhadap aturan, ujarnya.

Sementara Kadis PU Riau yang baru, Ir Muhammad MP mengatakan jabatan adalah amanah. Dan itu tak ada yang kekal. Untuk itu sebagai pejabat yang baru dilantik, dirinya takkan pernah melupakan SF Haryanto yang dinilai punya berbagai terobosan.

" Gedung Dinas PU Riau yang kita tempati sekarang , merupakan salah satu dari sekian terobosan beliau. Saya masih ingat ketika dua tahun lalu berkantor di Jalan Riau. Semuanya serba sempit. Dan setelah pindah ke Gedung berlantai 8 ini pekerjaan menjadi mudah dan nyaman", ucapnya.

Menurut Muhammad, munculnya berbagai persoalan selama ini akibat tidak maksimalnya kinerja Pimpinan Pelaksana Tekhnis (PPTK). Untuk itu, berkaca dari kinerja PPTK tahun 2013, mantan Kabid Cipta Karya Dinas PU Riau ini berjanji akan melakukan evaluasi. (fin)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini