Inventarisasi Tanaman Tumbuh Dalam Kawasan Tekhnopolitan Mulai Dilakukan

Redaksi Redaksi
Inventarisasi Tanaman Tumbuh Dalam Kawasan Tekhnopolitan Mulai Dilakukan
zul/riaueditor.com
Camat Langgam Faisal,S.STP saat memberikan tanda batas lahan warga yang diinventarisir dalam kawasan tekhnopolitan.
PELALAWAN, riaueditor.com- Dalam proses tahapan pembukaan lahan di kawasan Tekhnopolitan, Pemerintah Daerah Kabupaten Pelalawan melalui Tim Inventarisir lahan tumbuh yang dikordinir Bagian Tata Pemerintahan Setdakab Pelalawan dan Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun), Kamis (5/6/2014) mulai melakukan inventarisasi tanaman tumbuh dilahan warga yang berada dikawasan Tekhnopolitan Kecamatan Langgam.

Kabag Tapem Setdakab Pelalawan Novri Wahyudi kepada riaueditor.com Kamis (5/6/2014) melalui via seluler membenarkan bahwa tim inventarisir sedang berada di kawasan Tekhnopolitan bersama Camat, Kades dan masyarakat.

"Kita sedang berada di lahan warga untuk didata dan diinventarisir sebagai acuan pembayaran kompensasi.Jadi istilahnya bukan ganti rugi tapi kompensasi lahan tumbuh milik warga yang produktif," ungkapnya.

Dikatakan Novri, adapun yang dinventarisir yakni lahan yang berada di Kelurahan Langgam,Penarikan dan desa Padang luas."Yang diinventarisir lahan untuk pembukaan jalan 13,8 KM dengan bukaan 40 meter serta untuk kampus. Sekolah Tinggi Tekhnologi Pelalawan ST2P seluas 9 hektar.Sedangkan untuk jalan ditambah pembukaan jalan koridor menuju arah ST2P 26 KM," ujarnya.

Saat disinggung soal payung hukum pembayaran kompensasi lahan warga, Novri mengungkapkan bahwa tim masih tetap mengacu pada Kemenko Perekonomian yang didalamnya terdapa Tim Asistensi Pengadan Tanah Pemerintah.

"Secara umum,payung hukum masih dalam tahap koordinasi agar dibelakang hari tidak melanggar aturan dan meninggalkan permasalahan.Hasil inventarisasi ini nantinya akan Kita laporkan ke Bapak Bupati," ucapnya.

Sementara itu, Camat Langgam  Faisal, S.ST mengungkapkan bahwa Pemkab Pelalawan senantiasa melakukan koordinasi tehadap pihak Kecamatan terhadap konpensasi lahan warga yang berada didalam kawasan tekhnopolitan.

"Kita dari pihak Kecamatan hanya berharap agar masyarakat dapat bekerjasama dan komunikatif agar pelaksanaan kompensasi ini dapat diterima oleh semua pihak," tutupnya.(zul)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini