Ini 3 Langkah Rencana Aksi Riau Hijau

Redaksi Redaksi
Ini 3 Langkah Rencana Aksi Riau Hijau
Sekretaris Bappedalitbang provinsi Riau, Purnama Irwansyah

PEKANBARU - Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembang (Bappedalitbang) Provinsi Riau, Purnama Irwansyah menyampaikan tiga langkah dalam rencana aksi Riau Hijau.

Tiga langkah tersebut yaitu, meningkatkan pengendalian kerusakan dan pencemaran lingkungan hidup, meningkatkan kualitas pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) dan meningkatkan bauran energi dari SDA terbarukan.

"Pemerintah Provinsi Riau sangat berkomitmen dalam pembangunan Riau Hijau, Riau menjadi salah satu provinsi pilot perencanaan pembangunan rendah karbon di Indonesia," katanya dalam acara rencana aksi Riau Hijau secara virtual di Kantor Bappedalitbang Riau, Senin (16/11/2020).

Purnama  menjelaskan, untuk meningkatkan pengendalian kerusakan dan pencemaran lingkungan hidup dirinci lagi menjadi beberapa bagian, yakni pencegahan kebakaran hutan dan lahan, pengawasan dan pengendalian pengelolaan limbah.

Selanjutnya, pembangunan kawasan pengumpulan limbah B3 terpadu, peningkatan pelayanan tempat pemrosesan akhir (TPA) regional dengan sistem sanitary landfill, peningkatan vegetasi tutupan lahan dan penanganan abrasi.

Kemudian dalam meningkatkan kualitas pengelolaan SDA ada beberapa poin lagi, diantaranya integrasi Riau Hijau ke dalam peninjauan kembali RTRW Provinsi Riau, perubahan orientasi pemanfaatan kawasan hutan ke arah restorasi ekosistem.

"Poin selanjutnya, penerapan sistem verifikasi legalitas kayu (SVLK) bagi pemegang izin dan pemilik hutan hak, penerapan sertifikasi ISPO pada perkebunan besar dan perkebunan rakyat, fasilitas pemanfaatan dan penggunaan kawasan hutan untuk masyarakat dan pemetaan hutan adat," ujarnya.

Langkah yang ketiga meningkatkan bauran energi dari SDA terbarukan dengan cara mendorong pengembangan energi terbarukan (EBT), pemanfaatan tenaga surya sebagai sumber energi di perkantoran lingkup pemerintah Provinsi Riau, serta mendorong industri memanfaatkan limbah sebagai sumber energi.

"Riau Hijau ini salah satu upaya untuk optimalisasi pengelolaan SDA untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Riau menuju pembangunan berkelanjutan," tuturnya.

Lebih lanjut Purnama menerangkan, rencana aksi Riau Hijau akan melibatkan berbagai pihak, seperti pemerintah daerah, swasta, perguruan tinggi, CSO dan filantropi, serta media.

Untuk itu ia meminta kepada semua pihak untuk memberikan masukan-masukan dalam rangka rencana aksi Riau Hijau sehingga bisa menghasilkan sebuah aksi nyata yang melibatkan seluruh unsur dalam masyarakat.

"Riau Hijau akan dilakukan dengan berbagai pendekatan, diantaranya bidang kehutanan, lahan gambut dan blue carbon, bidang peternakan, bidang energi, transportasi dan industri serta pengelolaan limbah," tutupnya. (MCR)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini