Hingga Maret Realisasi PBB-P2 Pangkalan Kerinci Capai 246 Juta

Target Dispenda Pelalawan Hingga Akhir Tahun 10 Milyar
Redaksi Redaksi
Hingga Maret Realisasi PBB-P2 Pangkalan Kerinci Capai 246 Juta
ilustrasi
PELALAWAN, riaueditor.com - Kesadaran ibukota Pangkalan Kerinci dalam membayar Pajak Bumi dan Bangunan-Perkotaan Pedesaan (PBB-P2) meningkat. Pasalnya, realisasi Pajak PBB-P2 sampai Maret 2016 lebih kurang Rp 246 juta. Hingga akhir tahun ini, target Rp 10 miliar optimis didapat.
 
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Pelalawan, H Mayhendri,S.Sos.M.Si melalui Kabid Pajak Bumi Bangunan-Perkotaan Perdesaan (PBB-P2) Surya Ananda SE, Selasa (5/4).

"Kalau menakar tingkat kesadaran masyarakat wajib tentu masyarakat perkotaan, terutama di kelurahan-kelurahan makin tinggi," jelasnya kemarin.
 
Tingginya tingkat kesadaran masyarakat perkotaan sambung Surya, tidak lepas dari tingkat kebutuhan masyarakat tertib administrasi.

"Kenapa warga perkotaan lebih tinggi kesadarannya. Karena memang mau tak mau mereka harus dihadapkan dengan berbagai kebutuhan. Misalnya saja, untuk urusan perbankan terutama dalam hal pinjaman, mereka harus menyediakan surat tanah atau rumah. Kalau urusan begini, tentu mereka harus bayar pajak terlebih dulu," paparnya.
 
Jadi mengingat akan aspek itu pula, kesadaran masyarakat kota yang dituntut semakin tertib administrasi membayar pajak.

"Sementara itu, kalau untuk masyarakat di desa ada dua versi. Terutama masyarakat yang punya kebun melalui koperasi tentu mereka harus ada dokumen kebun. Biasanya mereka ini kolektif dan telah dibayar oleh pengurus koperasi," bebernya.
 
Selain itu Surya Ananda menyebutkan, masih ada juga masyarakat perkotaan dan desa yang sulit membayar pajak ini dengan berbagai alasan.

"Tentu ini pula menjadi tantangan tersendiri bagi kami dan aparat desa untuk terus melakukan pendekatan. Karena, pelunasan pajak terkait kelanjutan pembangunan kabupaten kita ini," terangnya.

Ditanya realisasi PBB-P2 hingga saat ini, Ananda Surya menyebutkan angka capaian sampai Maret 2016 berkisar diangka Rp 246 juta.

"Target tahun ini Rp 10 miliar. Sampai Maret tercapai lebih kurang Rp 246 juta," jelasnya sambil menyebutkan, daerah ini hanya mengelola PBB-P2 sedangkan yang masih dikelola pusat yakni PBB-P3 (perkebunan, perhutanan dan pertambangan).
 
Kabid PBB-P2 Dispenda Pelalawan ini pun optimis mampu mencapai target realisasi. "Insya Allah kami optimis terelasi. Minimal 95 persen lah," paparnya sembari menyebutkan pada tahun 2015 sektor PBB-P2 ini menyumbang ke kas daerah kurang lebih Rp 9,1 miliar.

Untuk menggenjot perolehan pajak dari sektor ini imbuh Surya Ananda, pihaknya tidak berkerja sendiri melainkan merangkul aparat desa dan kelurahan.

"Kita kerjasama dengan aparat desa. 2 orang untuk pendataan dan 2 penagihan. Kita juga mendampingi jika ditemukan kendala di lapangan. Adalah hal yang sangat penting diketahui masyarakat, bahwa pelunasan pajak sangat berpengaruh terhadap kemajuan pembangunan daerah kita kedepan. Jadi, kesadaran masyarakat membayar pajak sangat diharapkan dan sangat diapresiasi," tutupnya.(zul)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini