Buka Kuliah Umum AKNP,

Bupati Harris Imbau Perusahaan Gunakan Tenaga Kerja Lokal Minimal 60 Persen

Redaksi Redaksi
Bupati Harris Imbau Perusahaan Gunakan Tenaga Kerja Lokal Minimal 60 Persen
zul/riaueditor.com
Bupati HM Harris berikan kuliah umum di kampus AKNP, Senin (28/9)
PEKANBARU, riaueditor.com -  Bupati Pelalawan HM Harris dengan tegas mengimbau setiap agar perusahaan yang ada di Kabupaten Pelalawan mempekerjakan minimal 60 persen tenaga lokal, khususnya lulusan Akademi Komunitas Negeri Pelalawan. Ini merupakan bentuk kontribusi perusahaan terhadap daerah dalam bidang CSR.

Demikian dikatakan oleh Bupati Pelalawan HM Harris saat membuka kuliah umum bagi para mahasiswa baru AKNP tahun ajaran 2015/2016 di aula Kampus AKNP, Senin (28/9). Menurutnya, hal ini sudah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) No 18 tahun 2001 tentang penempatan dan pemanfaatan tenaga kerja lokal.

"Karena itu, setiap perusahaan agar dapat merekrut karyawan dan tenaga kerja daerah ini minimal 60 persen. Setiap perusahaan agar dapat mematuhi aturan yang berlaku ini," tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, HM Harris juga memberikan motivasi bagi para mahasiswa baru agar bisa serius menjalani kuliah. Dengan kata lain, para mahasiswa harus mengkaji lagi niat dan komitmennya saat masuk kuliah. Ini dimaksudkan agar ke depannya, tak ada rasa malas bagi para mahasiswa dalam menjalani kuliah.

"Jadi dari awal harus benar dahulu niat dan komitmennya untuk kuliah, jangan setengah-setengah. Jika kalian memiliki niat yang full dalam berkuliah, maka Insya Allah hasilnya pun akan memuaskan," tandasnya.

Sebelumnya, Ketua Koordinator Program Studi di Luar Domisili dari Politehnik Negeri Padang, Sarmiadi SE, MM, menyatakan bahwa dari semua akademi komunitas yang berada di bawah binaan Politehnik Padang, AKN Pelalawan adalah salah satunya kampus yang paling maju. Hal ini bisa dilihat dari segi infrastrukturnya yang hampir memadai untuk sebuah Akademi Komunitas.

"Dan ini tak terlepas dari komitmen serta peran Pemkab Pelalawan yang tak diragukan lagi dalam mendukung keberadaan AKNP itu sendiri. Karena itu, hal ini harus dipertahankan bahkan diharapkan ke depannya dapat merekrut jumlah mahasiswa yang lebih banyak lagi," katanya.  

Sarmiadi mengatakan bahwa pihaknya selaku yang melakukan pembinaan Kampus AKNP mengharapkan agar kampus ini di tahun 2016 mendatang sudah bisa mandiri. Karena itu, pihaknya mengharapkan agar dokumen-dokumen untuk mempercepat proses kemandirian kampus bisa segera dipersiapkan untuk diajukan ke Dikti. (zul)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini