Bupati Bosan Lihat Tingkah PLN Selatpanjang

Redaksi Redaksi
Bupati Bosan Lihat Tingkah PLN Selatpanjang
ist.net
SELATPANJANG, Riaueditor.com- Bupati Kepulauan Meranti, Drs Irwan MSi, menegaskan bahwa rasa kepercayaannya pada PT PLN Rayon Selatpanjang telah hilang. Pernyataan itu dilontarkan bupati setelah PT PLN jelas-jelas mengingkari janji yang pernah dibuat.

"PLN itu sebelumnya sudah menargetkan bahwa paling lambat tanggal 9 Juli 2014 ini kelistrikan di Selatpanjang dan sekitarnya normal, tapi kenyataannya tidak," kata Irwan kepada wartawan di kantor Bupati Rabu (2/7).

Ditambahkan Irwan lagi, janji lain yang dilontarkan pihak PT PLN Rayon Selatpanjang adalah saat digelarnya rapat koordinasi antara PLN dengan Muspida beberapa waktu lalu. Saat itu, PLN kembali berjanji bahwa tanggal 10 Juli 2014 kelistrikan normal, namun lagi-lagi janji ini diyakini akan tinggal janji.

"Dia (manager PT PLN Rayon Selatpanjang, red) menghubungi saya dan menyatakan bahwa mereka sedang menghadapi kendala, dimana kontraktor penyedia mesin yang katanya sudah di Batam itu tidak bisa dihubungi. Masa rekanan dia tidak bisa dihubungi," ungkap Bupati dengan nada kesal.

Bupati juga menyampaikan bahwa masyarakat banyak perlu mengetahui bahwa PT PLN itu merupakan milik negara, sehingga permasalahan terkait kelistrikan ini lebih tepat dibicarakan dengan pihak legislatif, sementara Pemda sifatnya hanya memfasilitasi, pemda sendiri tidak tidak bisa mengatur atau mengeksekusi.

Sebelumnya, Senin (23/7/2014) yang lalu, Manager PT PLN Rayon Selatpanjang, Doddy Prariady, mengatakan bahwa Selasa (24/7/2014) yang lalu mesin berdaya 5 MW sebanyak 5 unit itu telah diberangkatkan dari Batam menuju Selatpanjang.

Waktu itu, Doddy mengatakan bahwa administrasi keberangkatan telah selesai dan menunggu keberangkatan saja. Namun, belakangan dikabarkan bahwa pihak PLN Rayon Selatpanjang tidak bisa menghubungi rekanan yang bertugas menyediakan mesin berdaya 5 MW itu.

Akibatnya, hingga saat ini di Selatpanjang dan sekitarnya sering mengalami mati lampu saat berbuka puasa.(B2)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini