Beras Penyalai Dipatenkan, Pendaftaran Sudah Berlangsung 1 Tahun ke Kemenkumham

Redaksi Redaksi
Beras Penyalai Dipatenkan, Pendaftaran Sudah Berlangsung 1 Tahun ke Kemenkumham
zul/riaueditor.com

PELALAWAN, riaueditor.com - Nama produk Beras Penyalai yang merupakan beras unggulan dari Kuala Kampar tak asing bagi Kabupaten Pelalawan. Namun untuk menjaga sejumlah hal yang tidak diinginkan, pihak Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Holtikultura (DKPTPH) Kabupaten Pelalawan telah setahun mendaftarkan merk dagang/produk ke Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) RI.

Demikian disampaikan Budi Surlani Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Holtikultura (DKPTPH) Kabupaten Pelalawan kepada riaueditor.com beberapa waktu lalu. Menurutnya, butuh waktu 2 tahun hingga Kemenkumham mengeluarkan sertifikat brand, merk dagang atau hak paten untuk nama beras penyalai.

"Baru setahun berjalan dan setahun ke depan, mudah-mudahan kita sudah mendapatkan hak paten/brand atau merk dagang dari beras penyalai. Ini guna menjaga dari penyalah gunaan nama oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang mengambil keuntungan dari brand beras penyalai," ucap Budi.

Ditambahkannya, banyaknya informasi penyalah gunaan oleh pihak-pihak yang melakukan pengemasan namun tidak secara prosedural.

"Tentunya dengan dikantonginya sertifikat hak paten dari produk beras penyalai akanebih memperkuat kita dari hal-hal penyalahgunaan nama ke depannya," papar Budi.

Dilanjutkannya, Kabupaten Pelalawan dengan upaya inovasi telah memiliki 5 varietas padi unggul pasang surut yang telah dilepas dan dilaunching yakni cekau, karya, bono, mendol dan inpara.

"Beras penyalai merupakan beras unggulan yang dari Kabupaten Pelalawan dengan orientasi ekspor di wilayah perbatasan dan kini terus dikembangkan menjadi beras terbaik yang diproduksi oleh Kabupaten Pelalawan," tutupnya.(ZoelGomes)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini