10 Permasalahan Peningkatan Produksi Padi di Kabupaten Siak

Redaksi Redaksi
10 Permasalahan Peningkatan Produksi Padi di Kabupaten Siak
Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi
SIAK, riaueditor.com- Bupati Siak Drs H Syamsuar, M.Si menyebutkan, saat ini sedikitnya ada 10 macam pokok persoalan yang menjadi kendala dalam meningkatkan produksi padi di wilayah Kabupaten Siak, seperti Menurunnya tingkat kesuburan tanah yang disebabkan oleh meningkatnya keasaman tanah, berkurangnya ketersediaan lahan pertanian akibat alih fungsi lahan yang terus berlanjut. Demikian disampaikan Bupati Siak, Drs H Syamsuar, M.Si pada acara gelar 1000 petani di Kecamatan Bungaraya kemarin.

Kecuali dua permasalahan diatas, berkurangnya ketersediaan air irigasi karena sumber-sumber air di beberapa daerah seperti di Kecamatan Sungai Mandau, Sabak Auh, dan Sungai Apit, ditambah saluran irigasi yang masih kurang baik juga menjadi kendala, sebab sekitar 3.700 hektar lahan sawah di Kabupaten Siak merupakan sawah tadah hujan.

Tak hanya itu, dekatnya lokasi sawah dengan luapan air sungai yang bersifat payau pada daerah tanam, sering menyebabkkan terjadinya gagal panen. Persoalan musim hujan juga menjadi masalah sebab lahan sawah yang ada di beberapa wilayah malah sering terendam banjir.

Demikian juga infrastruktur usaha tani padi masih belum memadai (jitut, jides, dan pengairan) menyebabkan kurang berjalannya usaha tani, ditambah saluran irigasi lebih rendah dari sawah, sehingga diperlukan pompa air untuk menyalurkan ke sawah.

Sejumlah pokok permasalahan lainnya juga masih terjadi, misalnya seperti kurangnya benih bermutu dan penyaluran selalu terlambat, sehingga penanaman kadangkala menjadi terlambat. Cetak sawah baru tidak diiringi dengan pembuatan saluran irigasi. Dan keterbatasan lahan untuk perluasan sawah, yang disebabkan oleh pengembangan lahan sawah yang potensial sebagian besar berada pada lahan Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan yang belum dimanfaatkan oleh perusahaan tersebut.

Dan Kendala terakhir adalah pelaku usaha, seperti pengusaha penggilingan padi, pedagang beras, koperasi, Badan Usaha Milik Daerah yang ada di Kabupaten Siak belum mampu mengokupasi seluruh gabah atau beras yang dihasilkan oleh petani di Kabupaten Siak, tandasnya.(adi)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini