Realisasikan Bangun Pasar Setiap Kecamatan, DPRD Desak Pemko Siapkan Lahan

Redaksi Redaksi
Realisasikan Bangun Pasar Setiap Kecamatan, DPRD Desak Pemko Siapkan Lahan
Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru Sigit Yuwono ST

PEKANBARU, riaueditor.com - Wacana Pemerintah Kota Pekanbaru untuk membangun pasar tradisional di setiap kecamatan bakal di realisasikan. DPRD desak Pemerintah Kota (Pemko) untuk dapat menyiapkan lahan. 

Kondisi lapangan saat ini, keberadaan pasar masih sembrawut apalagi dihadapkan dengan masalah baru dengan menjamurnya pasar kaget dan pasar jongkok yang hampir tersebar di Kota Pekanbaru.

Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru Sigit Yuwono ST meminta kepada Pemko Pekanbaru untuk dapat mempersiapkan terlebih dahulu lahan-lahan yang akan dijadikan pasar tradisional di setiap kecamatan agar para pedagang yang berjualan di pasar kaget dan pasar jongkok dapat ditata dengan baik.

"Saat ini yang perlu dipikirkan Pemko bagaimana menyediakan lahan yang tepat untuk bisa dipergunakan sebagai lahan pembangunan pasar di setiap kecamatan yang ada, agar para pedagang yang berada di pasar kaget dan pasar jongkok nantinya bisa berjualan di tempat yang telah disediakan pemerintah sehingga pasar dapat dikelola dan pedagang dapat ditata sebaik mungkin," kata Sigit Yuwono, Kamis (30/3).

Sigit juga menilai jika nantinya di setiap kecamatan memiliki pasar resmi tentunya semua menjadi jelas mulai dari pengelolaan dan penataan pasar, hingga restribusi yang didapat oleh Pemko Pekanbaru sehingga dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

"Keberadaan pasar kaget dan jongkok tersebut tentunya kita tidak bisa melarang, adanya pasar kaget karena masyarakat menginginkan pasar yang terdekat. Untuk itulah dengan adanya pasar di setiap kecamatan nantinya pedagang-pedangang yang biasa berjualan di pasar kaget dapat dikola dengan baik," jelasnya.

Politisi Demokrat ini juga menambahkan jika Pemko nantinya membangun pasar di setiap kecamatan maka harus membangun pasar yang refresentatif dan memikirkan untuk jangka waktu kedepannya agar tidak menimbulkan dampak akibat pembangunan pasar nantinya.

"Jika pembangunan pasar disetiap kecamatan di lakukan tentunya harus menbangun pasar yang refresentatif dan memikirkan dampak-dampak yang ditimbulkan akibat keberadaan pasar nantinya, agar tidak menimbulkan kemacetan, dan masalah lainnya," pungkasnya. (Eza)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini