Kadernya Dibentak, PDIP Sarankan Jefry Kembali Dididik di Depdagri

Redaksi Redaksi
Kadernya Dibentak, PDIP Sarankan Jefry Kembali Dididik di Depdagri
Bupati Kampar bersama Ketua DPRD Kampar saat penanda tanganan secara Simbolis pembangunan jembatan water Front City.
BANGKINANG KOTA – Ketua DPC PDIP Kampar, Dedi Suheri kesal dan mengecam aksi Bupati Kampar Jefri Noer yang membentak dan mengusir keluar kadernya dari ruang paripurna, saat Rapat Pengambilan Persetujuan Multiyear pembangunan Jembatan Water Front City dan penyampaian Ranperda pertanggung jawaban pelaksanaan APBD Tahun 2014, Selasa (16/6) lalu.

Dedi yang juga merupakan anggota DPRD Kampar ini mengaku, bukan hanya partainya, tapi Bupati juga telah mempermalukan dan melecehkan lembaga dan wakil rakyat Kampar tersebut.

"Saya selaku wakil rakyat dan ketua PDIP Kampar, sangat terpukul sekali dengan sikap bupati Kampar yang melecehkan anggota DPRD Kampar, Triska Felly adalah kader kami, dan apa yang dilakukan Jefry Noer sudah diluar batas," tegasnya.

Ia meminta Bupati untuk menghargai anggota DPRD yang tidak setuju, dan mengedepankan etika dalam bertindak.

"Atas peristiwa memalukan ini PDIP Kampar akan merekomendasikan agar Depdagri kembali mendidik dan membina Bupati Jefry Noer prihal etika kepemimpinan seorang kepala daerah, agar tidak bertindak arogan dan bersikap memaksa kehendak, arogansi Jefry menunjukan kalau dirinya merasa seorang raja bukan seorang kepala daerah dan ini akan berpengaruh buruk pada semua orang terlebih bawahannya," ungkap Dedi.

Masih menurut Dedi, saat ini marwah DPRD Kampar sudah jatuh ke dasar jurang terdalam, wakil rakyat sudah tidak ada harga di mata Bupati, artinya kinerja wakil rakyat dibawah bayangan ketakutan dari sosok seorang Jefry Noer.

"Sekarang Ini bupati tidak ada etikanya. Karena di DPRD Kampar itu, sudah tidak ada yang disegani lagi oleh Jefry Noer, oleh karenanya Jefry bersikap memaksakan kehendaknya, dan saya yakin ini akan terulang kembali," tandasnya.

Terpisah, sebagai korban dari arogansi seorang bupati sekelas Jefry Noer, anggota DPRD Kampar Triska Felly kepada riau editor mengaku masih shok, dan belum bisa berkomentar banyak, "Silakan teman-teman menilai sendiri, karena semua menyaksikan adegan tersebut secara langsung, saya sebagai wakil rakyat dan kader partai belum bisa berkomentar," katanya. (hasbi)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini