Jangan Ada Paksaan Penggunaan Atribut Natal kepada Karyawan

Redaksi Redaksi
Jangan Ada Paksaan Penggunaan Atribut Natal kepada Karyawan
Anggota Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Fikri Wahyudi Hamdani
PEKANBARU, riaueditor.com - Jelang Natal dan tahun baru yang tigggah hanya hitungan hari, hampir seluruh pelaku usaha di Kota Pekanbaru memberlakukan pemasangan atribut Natal kepada pekerjanya seperti penggunaan topi kerucut bergambar Sinterklas.

Menyikapi kondisi ini, Anggota Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Fikri Wahyudi Hamdani menegaskan kepada pelaku usaha yang ada di Pekanbaru agar tidak melakukan pemakaaan kepada pekerja untuk menggunakan atribut  Natal dan tahun baru.

"Memang dapat dilihat saat ini pelaku usaha sudah memberlakukan penggunaan atribut Natal seperti penggunaan topi bergambar Sinterklas. Kita minta dalam penggunaan ini jangan ada paksaan" tegas Fikri Wahyudi ketika dikonfirmasi di kantor DPRD Kota Pekanbaru, Senin (19/12).

Fikri kembali menegaskan jika pelaku usaha lebih mengedepankan pemaksaan penggunaan atribut Natal kepada pekerja terutama kepada kewenangan muslim agar dapat melaporkannya ke Komisi III DPRD Pekanbaru.

"Sikap toleransi antar beragama dan saling menghargai sah sah saja. Akan tetapi jika ada pemaksaan kita terima pengaduan masyarakat yang merasa dipaksa oleh perusahaan terhadap penggunaan atribut Natal ini dan jelas akan ada sanksi," jelasnya.

Selain himbauan ini, Fikri juga menegaskan kepada dinas terkait dalam hal ini Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Pekanbaru agar melakukan pemantauan langsung kepada pelaku usaha di Pekanbaru.

"Saya harap penggunaan atribut jelang datangnya Natal San tahun baru tidak menjadi persoalan baru ditengah masyarakat saat ini," pintanya. (Eza)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini