Gudang Obat Berantakan, Dewan Minta Sejumlah Fasilitas RSUD Selasih Direnovasi

Redaksi Redaksi
Gudang Obat Berantakan, Dewan Minta Sejumlah Fasilitas RSUD Selasih Direnovasi
zul/riaueditor.com
Gudang Obat Berantakan, Dewan Minta Sejumlah Fasilitas RSUD Selasih Direnovasi.
PELALAWAN, riaueditor.com - Dalam sidak dua anggota Komisi I DPRD Pelalawan Baharudin SH dan Faizal SE,MSi di RSUD Selasih Pangkalan Kerinci, anggota Dewan dibuat terkejut dengan kondisi gudang obat yang berantakan. Sejumlah sudut ruangan terlihat bocor sehingga sejumlah obat terlihat usang terkena rembesan air.

Kedatangan dua anggota Dewan hanya disambut Zul Anwar Kabid Perencanaan Medik, sementara Direktur RSUD Selasih dr Ahmad Krinen dinas luar ke Jogjakarta bersama KTU.

"Kondisi gudang obat sungguh sesak dengan tumpukan obat ditambah peralatan seperti tempat tidur pasien yang bertumpuk di gudang. Ini harus segera dilakukan renovasi. Sangat tidak layak jika kondisi obat diletakkan di tempat yang tidak layak seperti ini. Atap yang bocor harus segera diperbaiki. Selanjutnya penempatan obat harus jelas jangan main tumpuk saja sampai ke lorong-lorong," papar Faizal SE,MSi kepada riaueditor saat meninjau gudang obat RSUD Selasih, Jumat (15/1/2016).

Faisal juga meminta pihak RSUD untuk merenovasi sejumlah fasilitas gedung yang masih terdapat kerusakan seperti atap bocor, kaca jendela yang ditutupi kayu sampai minimnya lampu di sepanjang lorong dan di beberapa titik terdapat rembesan air AC yang jatuh.

"Kita minta pihak RSUD untuk menggesa renovasi seperti atap yang bocor diperbaiki. Penerangan lampu harus dipenuhi. Ini yang saya liat cuma pitingnya saja lampunya ga ada," ucap Ketua Fraksi Gerindra Plus DPRD Pelalawan ini.

Sementara itu, Baharudin SH meminta pihak RSUD untuk terus meningkatkan capaian PAD.

"RSUD harus berinovasi dan mencari potensi PAD dikarenakan RSUD sudah BLUD dengan mengelola keuangan sendiri. Izin incenerator pembakaran limbah harus disegerakan dengan berkoordinasi dengan BLH Pelalawan. Masih banyak potensi yang ada yang belum dimaksimalkan, ini yang kita Minta ke RSUD untuk mengelolanya," ucapnya.

Kedua anggota Komisi I ini juga berkesempatan meninjau gedung bank darah yang digabung dengan laboratorium yang baru dibangun dan sejumlah gedung lainnya. (zul)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini