Dewan Minta Pemkab Pisahkan Lokasi Unit Transfusi Darah dan Markas PMI

H Abdullah: Lokasi UTD Tak Layak di Jalan Poros Langgam.
Redaksi Redaksi
Dewan Minta Pemkab Pisahkan Lokasi Unit Transfusi Darah dan Markas PMI
H Abdullah A.Md, Wakil Ketua Komisi I DPRD Pelalawan.
PELALAWAN, riaueditor.com - Banyak laporan masyarakat terkait letak gedung tempat donor dan penyaluran darah PMI atau Unit Tranfusi Darah (UTD) yang dulu dikenal Unit Donor Darah (UDD) yang berada di Jalan poros Langgam Pangkalan Kerinci. Selain letaknya yang jauh juga dinilai tak layak karena jalan kesana tak beraspal dan kerap berdebu karena dilewati truk balak dan kendaraan bertonase berat.

"Masalah untuk memisahkan lokasi UTD sudah dibahas sebelumnya dengan Pemkab. Jadi dulunya kita minta Pemkab Pelalawan mencari bangunan untuk UTD yang berlokasi di tengah kota seperti di jalan Lintas Timur Pangkalan Kerinci. Sementara untuk markas PMI tetap berada di poros Langgam. Namun hingga saat ini Pemkab tidak menindak lanjutinya," ungkap H Abdullah A.Md, Wakil Ketua Komisi I DPRD Pelalawan yang juga sekretaris Fraksi Madani DPRD Pelalawan kepada riaueditor.com, Jumat (15/7/2016).

Dijelaskan Abdullah, posisi UTD harus strategis. Selain mudah terjangkau juga mudah diketahui banyak orang. Sehingga diharapkan sosialisasi dan minat masyarakat untuk mendonorkan darahnya secara kontinue berjalan dengan baik.

"Kalau sekarang markas PMI dan UTD masih satu lokasi dan ini yang menjadi keluhan para pendonor, intinya keluhan warga letaknya yang tidak tepat. Kita minta Pemkab secepatnya menindaklanjuti hal ini. Kebutuhan masyarakat terhadap darah cukup tinggi. Ini harus didukung dengan lokasi yang tepat dan mudah terjangkau oleh pendonor," ungkap Abdullah.

Politisi PKS inipun meminta agar fasilitas, sarana dan prasarana pendukung UTD juga harus terpenuhi. "Saya contohkan seperti mobil operasional dan ambulance tentu harus dalam kondisi yang baik. Tugas UTD ini lumayan berat, mereka selain melakukan sosialisasi juga mencari pendonor serta melakukan penyalurah darah. Begitu juga dengan perlengkapan lainnya seperti tempat penyimpanan yang lebih terjamin dan bisa menampung banyak darah," tukasnya.

Sebagai organisasi kemanusiaan, PMI Pelalawan juga harus lebih siap, namun kembali harus didukung dengan fasilitas yang juga memadai, tukasnya. (zul)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini