DPRD Minta Forum LLAJ Pelalawan Razia Seluruh Armada Muatan Kayu Bertonase Berat

Redaksi Redaksi
DPRD Minta Forum LLAJ Pelalawan Razia Seluruh Armada Muatan Kayu Bertonase Berat
foto: ist
Puluhan truk termasuk truk milik PT RAPP ditilang dan dipaksa membongkar muatan yang melebihi tonase oleh Dinas Perhubungan.
PELALAWAN, riaueditor.com - Masih tingginya tingkat kecelakaan yang diakibatkan oleh lalu lintas truk tronton bermuatan kayu bertonase berat di Jalan Lintas Timur, DPRD meminta forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Kabupaten Pelalawan menggelar razia terhadap truk beserta pengemudinya.

"Banyak masyarakat yang sudah melapor soal truk-truk tronton muatan kayu bertonase berat di jalan raya. Adapun laporan terkait kendaraan truk yang sudah tidak layak Jalan, muatan yang berlebihan, ugal-ugalan supir dan lain sebagainya. Atas laporan masyarakat ini kita meminta forum LLAJ untuk merazia kendaraan tersebut," ungkap Bahrudin SH kepada riaueditor, Sabtu (7/5/2016).

Menurut Baharudin, pemeriksaan kondisi kendaraan harus sesuai aturan. Mulai dari KIR kendaraan, peralatan dan safety kendaraan dan kelengkapan administrasi terkait kelayakan kendaraan, termasuk pemeriksaan supir.

"Semuanya harus diperiksa secara detail, mengingat armada truk tronton yang melintas di jalintim sangatlah banyak. Selanjutnya razia ini juga memastikan kesiapan kendaraan dan pengemudi saat melintas di jalan Raya. Kita tidak ingin kecelakaan yang sering terjadi akibat rem truk blong atau pengemudi ngantuk, truk yang tidak layak terus menerus menjadi penyebab kecelakaan di jalan raya. Ini harus dihindari agar kecelakaan tidak terus berulang terjadi," paparnya.

Salah seorang warga Pangkalan Kerinci, Ardi (37) menyebutkan, bahwa dirinya kerap menemukan supir-supir truk balak yang ugal-ugalan di Jalintim.

"Mereka itu kadang bawa kayu melebihi tonase tapi tetap melaju di jalan raya. Klakson yang bunyinya sangat keras sering dilakukan supir sehingga mengejutkan pengendara di depan dan sangat berbahaya. Seharusnya mereka tahu apa yang mereka bawa membahayakan perlu kehati-hatian. Seperti dikejar setoran para pengemudi truk balak tidak menghiraukan pengguna Jalan lainnya. Kita warga minta ini ditertibkan. Ini jalan bersama bukan milik perusahaan," ungkapnya kesal. (zul)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini