Atasi Kelangkaan Gas 3Kg, Pemko Diminta Lakukan Antisipasi Berkelanjutan

Redaksi Redaksi
Atasi Kelangkaan Gas 3Kg, Pemko Diminta Lakukan Antisipasi Berkelanjutan
EZA/REC

PEKANBARU,riaueditor.com-Keluhan terhadap kelangkaan gas 3kg, hingga saat ini masih berkelanjutan dan terus menjadi keluhan masyarakat Pekanbaru. Tak hanya di wilayah Panam, beberapa wilayah lainnya juga mendapat persoalan sama. 

"Sudahlah susah didapat, harganya pun tinggi dan mahal sekali, sampai Rp30 ribu," kata Lena, warga Panam. 

Untuk mengatasi kelangkaan gas 3kg ini, anggota DPRD Pekanbaru mendesak Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru untuk segera melakukan antisipasi berkelanjutan, sehingga kelangkaan gas 3kg bisa teratasi. Dinas terkait juga diminta mengetahui apa persoalan yang terjadi di lapangan, sejauh mana kesulitan warga dengan gas elpiji, khususnya isi tabung 3 kg ini.

Kondisi di lapangan memang telah berlarut-larut, seolah kesulitan warga untuk kebutuhan ini tidak bisa diantisipasi pemerintah dengan cepat. "Untuk itu perlu segera diantisipasi oleh Pemerintah terkait kelangkaan gas 3kg ini," demikian diungkapkan anggota Fraksi PAN, Hj. Yurni ketika dikonfirmasi di kantor DPRD Kota Pekanbaru, Rabu (5/11).

Yurni yang juga menjabat sebagai Ketua RW 07 Kelurahan Tuah Karya mengakui, hampir tiap hari ada pengaduan warga datang tentang kondisi sulitnya mendapatkan gas epiji ini. Untuk itu sangat perlu pemerintah segera mencari penyebab sejauh mana solusi langkanya gas.

"Apa masalah kelangkaan dan mahalnya gas 3kg ini, antisipasi segera karena kelangkaan gas elpiji 3kg sangat membebani masyarakat. Karena ini merupakan kebutuhan dasar yang harus tersedia setiap hari," jelas Yurni.

Ketentuan Pertamina, kuota dari gas ini tidak ada masalah, atau kebutuhan Pekanbaru dan daerah Riau lainnya sudah normal. Namun perlu dipertanyakan faktor penyebab apa sehingga gas 3kg ini jadi langka dan mahal.

"Instansi terkait di Pemko khususnya perlu melakukan upaya-upaya agar kesulitan ini tidak terjadi berkelanjutan. Perlu Pemko lakukan upaya-upaya secara berkelanjutan salah satunya dengan menggelar operasi pasar, agar kelangkaan gas bisa segera diakhiri," sebut Yurni.(eza)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini