Adanya Pengurangan Beras Raskin Akan di Telusuri Dewan

Redaksi Redaksi
Adanya Pengurangan Beras Raskin Akan di Telusuri Dewan
Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Ir Nofrizal MM
PEKANBARU, riaueditor.com - Terkait adanya kelurahan yang melakukan pemotongan terhadap beras Raskin yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu, Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru Ir Nofrizal MM memaparkan bahwa pembagian beras raskin sudah memiliki ketentuan.

"Perkeluarga 15 kilo beras dalam bentuk karung 15 kg, seharusnya per karung ini tidak ada lagi pengurangan. Ada informasi yang kita peroleh bahwa beras raskin diantarkan dalam bentuk karung 50 kg, dari sini sudah terjadi bias. Jika memang ini terjadi kita harus telusuri ke Bulog hingga ke Kelurahan," kata Nofrizal.

Nofrizal menjelaskan perlu dicek dan ditanya ke Bulog apa ada karung yang 50 kg diperuntukkan untuk beras raskin, jika ada berarti ketentuan sudah menyimpang.

"Saya tidak mengatakan ini permainan Bulog atau semacam unsur kesengajaan tapi ini tentu harus ditelusuri. Kita tidak bisa mengatakan kesalahan satu pihak. Jika tidak ada niat tapi ada kesempatan itu bisa terjadi. Ini boleh jadi kesempatan ada dan ada niat terjadilah seperti ini. Harusnya beras ini tidak boleh diberikan di karung 50kg. Kalau sudah menjadi keputusan tiap keluarga dapat 15kg kan tidak mungkin petugas menimbang-nimbang beras lagi," jelasnya.

Lanjut ketua Fraksi PAN ini, jika hal ini benar terjadi dapat terjadi permainan. Apa benar beras bulog diberikan dalam bentuk karung 50kg, untuk biaya pembungkusan dan penimbangan jika ada diberikan bulog kepada kelurahan bisa mengurangi menyimpangan. Akan tetapi jika tidak ada, bisa saja nanti terjadi penyimpangan dan unsur kesengajaan.

"Saya yakin sudah ada rantai yang berjalan. Tidak mungkin beegerak sendiri. Ini yaang harus dibongkar sejauh mana persoalan beras raskin yang dikeluhkan masyarakat," tutupnya. (eza)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini