Ada Korban Bully, DPRD Warning Sekolah Tingkatkan Pegawasan

Redaksi Redaksi
Ada Korban Bully, DPRD Warning Sekolah Tingkatkan Pegawasan
ilustrasi

PEKANBARU, riaueditor.com - Tidak terima dan tak tahan menjadi korban bully (ejekan/olokan) di sekolah, Arkan Arafi yang merupakan seorang pelajar kelas 12 SMAN 5 Pekanbaru akhirnya memberanikan diri untuk melaporkannya ke Walikota Pekanbaru terkait ulah temannya yang dianggap selalu memojokkannya.

Aksi yang dilakukan Arkan ini ternyata mendapat dukungan dari wakil rakyat, miris melihat dunia pendidikan seperti ini. Jelas DPRD menentang adanya fenomena bully mem-bully di kalangan pelajar.

Meski sempat viral di media sosial terkait kasus bullying atau olok mengolok yang menimpa seorang mahasiswa di Jakarta, kini kasus yang sama malah menimpa seorang pelajar SMA di Pekanbaru.

"Mendengar ini saya miris sekali, karena tugas dari pada anak-anak ke sekolah itu adalah belajar untuk mencari ilmu agar pintar. Pintar dalam hal ini adalah berpacu dalam ilmu bukan malah mengejek kawan yang saat ini disebut sebut membuly," demikian disampaikan anggota fraksi Demokrat, Pangkat Purba saat dikonfirmasi dikantor DPRD Kota Pekanbaru, Rabu (26/7)

Pangkat Purba juga mewarning sekolah agar senantiasa meningkatkan pengawasan dan bagaimana jangan ada lagi persoalan buly membuly di sekolah. 

"Jika memang ada anak yang suka membuly beri guru dapat memberikan peringatan dan teguran sehingga persoalan ini tidak terjadi berlarut-larut," jelasnya. 

Selain itu, Panggkat Purba minta sekolah harus aktif dalam melakukan pegawasan terhadap siswanya. Selain itu guru BP juga bisa lebih aktif lagi dan juga harus mengetahui terhadap perkembangan anak.

"Ini sudah memberikan dampak tidak baik bagi perkembangan anak sekolah," bebernya. (Eza)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini