Surat Jokowi soal Calon Panglima TNI, Ini Bocoran Anggota Komisi I DPR Fraksi PDIP

Redaksi Redaksi
Surat Jokowi soal Calon Panglima TNI, Ini Bocoran Anggota Komisi I DPR Fraksi PDIP
Anggota Komisi I DPR, Tubagus Hasanuddin. (Foto: Carlos Roy Fajarta).

JAKARTA - DPR belum menerima surat dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenai calon Panglima TNI pengganti Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. DPR belum memastikan kapan surat tersebut akan dikirim.

Anggota Komisi I DPR, Tubagus Hasanuddin memprediksi surat akan dikirimkan ke DPR setelah pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 yang berlangsung pada 2-15 Oktober 2021.

"Menurut prediksi kami karena Panglima TNI (Hadi Tjahjanto) ditunjuk menjadi tanggung jawab dalam pengamanan PON XX di Papua terutama ketika ada tamu negara, menurut hemat saya Surat Presiden itu bisa jadi setelah PON," ujar Hasanuddin di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (23/9/2021).

Dia menilai, uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap calon Panglima TNI masih memungkinkan dilaksanakan setelah PON Papua.

"Kalau kita lihat, 8 Oktober sampai 7 November 2021 itu masa reses DPR. Dari 8 November sampai 29 November, waktu untuk melakukan fit dan proper test. Jadi masih memenuhi syarat. Sehingga 1 Desember Pak Hadi (Panglima TNI saat ini) bisa melaksanakan pensiun," katanya.

Menurutnya, semua pimpinan tiga matra memiliki kesempatan untuk diajukan menjadi Panglima TNI. Siapa pastinya, kata dia merupakan kewenangan Jokowi.

"Yang memenuhi persyaratan, yaitu KSAD, KSAL dan KSAU. Mengacu UU, calon panglima TNI itu masih berdinas aktif, pernah jadi kepala staf baik di ketiga matra tersebut atau sedang menjabat kepala staff, jadi ketiganya memenuhi persyaratan. Tinggal tunggu saja," ucapnya.

(sumber: inews.id)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini