The New Normal Bisa Selamatkan Ekonomi RI dari Kontraksi?

Redaksi Redaksi
The New Normal Bisa Selamatkan Ekonomi RI dari Kontraksi?

JAKARTA - Pandemi Covid-19 membuat ekonomi Indonesia nyungsep di kuartal I-2020. Pada Selasa (5/5/2020) lalu, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2020 tumbuh 2,97% year-on-year (YoY). Ini menjadi laju paling lemah sejak kuartal IV-2001.

Kepala BPS Suhariyanto memaparkan pada triwulan I-2020 ada beberapa catatan peristiwa yang mempengaruhi PDB.

"Penyebaran covid-19 ini membuat ekonomi global terkontraksi," kata Suhariyanto, Selasa (5/4/2020).

Sementara, ekonomi beberapa mitra dagang Indonesia terkontraksi sebagai akibat adanya pembatasan aktivitas berupa lockdown untuk mengendalikan penyebaran virus baru penyebab Covid-19.

Di Indonesia sendiri, kasus pertama Covid-19 baru dilaporkan di awal Maret, dan saat itu pemerintah belum menerapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Pilihan kebijakan baru menerapkan kebijakan social distancing.

PSBB pertama kali diterapkan di Jakarta pada 10 April lalu, atau di awal kuartal II-2020. Sehingga risiko kemerosotan ekonomi lebih parah bisa terjadi saat diumumkan BPS pada Agustus mendatang. 

Pemerintah saat ini tengah mengkampanyekan untuk hidup berdampingan dengan Covid-19 selama vaksin belum ditemukan. Hidup berdampingan dengan virus corona dinyatakan Presiden Joko Widodo dalam beberapa kesempatan. 

Menurut Jokowi, hidup berdampingan dengan Covid-19 bukan berarti menyerah dan pesimistis, justru itu menjadi titik tolak menuju tatanan kehidupan baru masyarakat atau yang disebut new normal.

The New Normal Bisa Selamatkan Ekonomi RI dari Kontraksi?

BACA SELENGKAPNYA...


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini