PAN: Harusnya Ahok yang Mundur, Bukan Rustam!

Redaksi Redaksi
PAN: Harusnya Ahok yang Mundur, Bukan Rustam!
foto: okezone
JAKARTA - Para elite Partai Amanat Nasional (PAN) menunjukkan kemarahan kepada Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang menyerang Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais.

Wakil Sekjen DPP PAN Ahmad Yohan bahkan menyebut orang yang seharusnya mundur bukan Wali Kota Jakarta Utara Rustam Effendi tapi Ahok sendiri. Rustam, menurutnya, mengundurkan diri akibat tudingan berlebihan dari Ahok yang sedang panik.

"Ahok panik terhadap kondisi politik di Jakarta yang perlahan-lahan mulai menekannya. Ahok seperti membabi buta, menyeruduk siapa pun yang ada di depannya. Ahok tidak saja menciptakan iklim politik di Jakarta yang keruh, tapi juga telah menciptakan destabilisasi dalam iklim birokrasi pemerintahan di Pemda DKI Jakarta," kata Yohan kepada wartawan, di Jakarta, Selasa (26/4/2016).

Ia menuturkan, fitnah Ahok terhadap anak buahnya sendiri telah menciptakan blok-blok konflik yang rentan berakibat pada destabilisasi di tubuh birokrasi Pemprov DKI.

Kalau Ahok ingin sekali mencalonkan diri sebagai Gubernur Jakarta, sebaiknya mundur dari jabatannya saat ini, daripada merusak iklim pemerintahan DKI," ucapnya.

Yohan melanjutkan, tudingan bahwa Rustam Effendi berpihak kepada Yusril Ihza Mahendra dalam penanganan banjir di Jakarta Utara adalah bukti kepanikan Ahok atas kegagalannya memitigasi banjir Ibu Kota. "Sebenarnya Ahok mulai paranoid dengan kondisi politik yang ada di sekitarnya," tuturnya.

"Kalau Ahok ingin sekali mencalonkan diri sebagai gubernur Jakarta, sebaiknya mundur dari jabatannya saat ini, daripada merusak iklim pemerintahan DKI," sarannya.

Dia melanjutkan, tudingan bahwa Rustam berpihak pada Yusril Ihza Mahendra dalam penanganan banjir di Jakarta Utara, adalah bukti kepanikan Ahok atas kegagalannya memitigasi banjir Jakarta.

"Sebenarnya, Ahok mulai paranoid dengan kondisi politik yang ada di sekitarnya," tudingnya.


(fmi/okezone)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini