Marak Pembunuhan Sadis, Indonesia Krisis Tokoh Teladan

Redaksi Redaksi
Marak Pembunuhan Sadis, Indonesia Krisis Tokoh Teladan
ilustrasi okezone
JAKARTA - Kriminolog Universitas Indonesia (UI), Erlangga Masdiana menilai maraknya pembunuhan sadis yang terjadi belakangan ini, disebab kurangnya tokoh ideal yang memberikan contoh teladan.

"Sosial kita mengalami fragmentasi, terpecah-pecah sistem nilai agama dan prilaku. Harusnya ada tokoh ideal yang bisa menjadi contoh. Tapi kita kini kekeringan model tersebut. Krisis model," kata Erlangga saat dihubungi Okezone, Kamis (23/10/2014).

Faktor lain yang menyebabkan maraknya pembunuhan di Indonesia, yakni minimnya pendidikan seseorang. Sehingga, kerap menyelesaikan persoalan dengan cara kekerasan.

"Kurangnya pendidikan juga menjadi salah satu faktor orang berbuat kejahatan. Kebanyakan orang yang berbuat kejahatan dari kalangan menengah ke bawah yang memiliki problem berat. Namun, tidak segera dipecahkan. Akhirnya mengambil jalan kekerasan," tegasnya.

Selain itu, kata Erlangga, faktor agama yang tidak dijadikan cara pandang hidup, tapi hanya dijadikan ritual. Proses keagamaan tidak berjalan seimbang dengan kehidupan sosial.

"Contohnya, anak mungkin diajari agama di sekolah, tapi dia mencontek. Ini kan tidak match dengan kejujuran dan kesopanan," pungkasnya.



(fid/ded/okezone)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini