Kantor Kemendagri Diserang, Lemparan Batu Rusak Gedung dan Mobil Dinas

Redaksi Redaksi
Kantor Kemendagri Diserang, Lemparan Batu Rusak Gedung dan Mobil Dinas
(Foto: Fadjar Hadi/kumparan)
Usai kerusuhan di Kemendagri

JAKARTA - Gedung Kementerian Dalam Negeri diserang sekelompok warga, Rabu (11/10). Akibatnya, banyak fasilitas gedung yang rusak.

Tanpa aslasan jelas, sekelompok warga merangsek masuk ke halaman Gedung Kementerian Dalam Negeri. Mereka memaksa masuk dengan menggunakan berbagai barang, seperti batu dan kayu.

Massa mencabut beberapa tanaman dari pot besar yang memukul-mukul tanaman ke fasilitas yang ada di gedung. Sebagian lagi sibuk melempari gedung dengan batu. Orang lainnya menghancurkan kaca mobil dinas yang terparkir di dalam gedung.

"Kami orang kecil siap mati. Kami berjuang setahun setiap hari ada di depan gedung tidak main-main," ujar seorang wanita sambil berteriak, di lokasi, Rabu (11/10).

Melihat kondisi itu, ratusan pegawai Kementerian Dalam Negeri keluar dari gedung masing-masing. Mereka mencoba mengusir kelompok warga yang melakukan penyerangan.

Aksi saling lempar tak bisa terhindarkan. Pegawai Kemendagri sempat membawa potongan besi dan kayu untuk memaksa massa keluar.

"Usir aja usir. Keluar-keluar," ujar para pegawai saat melakukan perlawanan.

Pegawai Kemendagri dibantu petugas pengaman dalam (pamdal) gedung akhirnya berhasil memaksa massa keluar gedung. Pintu gerbang Kemendagri langsung ditutup.

Akibat kerusuhan itu, berbagai fasilitas yang dimiliki Kemendagri rusak parah. Beberapa mobil yang terparkir di dalam rusak, pot dan tanaman hancur, kaca di beberapa gedung juga tampak pecah.

Saat ini, petugas masih membersihkan sisa sisa kerusuhan. Petugas menyapu pecahan pot, serpihan kaca, dan tumpukan tanah yang masih berserakan di berbagai sudut gedung.

Petugas kepolisian juga tampak berjaga di depan Gedung Kemendagri. Beberapa pegawai Kemendagri juga mengalami luka-luka. Setidaknya, ada 3 orang yang dilarikan ke rumah sakit.

Kapolsek Gambir AKBP Ida Ketut Gahantana Krisna mengatakan, pihaknya sudah berada di lokasi. Saat ini, petugas tengah melakukan olah kejadian perkara guna proses penyidikan.

"Untuk korban masih dalam pendataan," kata Ida.

(kumparan.com)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini