Jokowi soal Tudingan PKI: Astaghfirullah, Kok Ada yang Percaya

Redaksi Redaksi
Jokowi soal Tudingan PKI: Astaghfirullah, Kok Ada yang Percaya
(Foto: ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)
Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas di Istana Bogor.

Presiden Jokowi tak sekali dua kali mengungkapkan kegundahannya soal tuduhan PKI yang dialamatkan kepadanya. Jokowi merasa aneh, masih ada pihak-pihak yang percaya kalau ia bagian dari PKI.

Jokowi kembali bercerita soal tuduhan tersebut di acara Deklarasi Relawan Pengusaha Muda Nasional di Hotel Fairmont, Jakarta, Sabtu (3/11). 

"Soal PKI. Itu presiden Jokowi PKI. PKI dibubarkan 1965, 1966. Saya lahir 1961, Saya baru empat tahun lima tahun, masa ada PKI balita, yang bener aja," kata Jokowi yang disambut gelak tawa hadirin.

Jokowi pun menanggapi tuduhan-tuduhan itu dengan santai. Ia malah melontarkan candaan yang semakin membuat suasana riuh. 

"Buat isu itu yang cerdas gitu lho. Isu enggak masuk akal itu kok dilempar, tapi ada yang pecaya gitu. Coba dilhat medsos, gambar saya. Ini Ketua PKI DN Aidit, saat itu tahun 1955, lagi pidato. 1955 saya aja lahir belum. Kok sudah mendampingi dia," ujarnya sambil menunjukkan gambar DN Aidit bersama seseorang yang dituding mirip diirnya.

 

"Tapi saya yang seneng kok ya mirip. Astaghfirullah. Tapi ada yang percaya," imbuh Jokowi sambil diselingi tawa kecil. 

Di akhir pidatonya, Jokowi mengajak para pengusaha muda yang hadir untuk semakin semangat membangun usahannya. Yang terpenting, lanjut dia, harus menumbuhkan optimisme dalam berwirausaha. 

"Oleh sebab itu saya mengajak kepada semuanya. Marilah utamaanya anak anak muda, utamanya pengusaha muda, kita hijrah dari pesimisme ke optimisme," tutup dia. 

(kumparan.com)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini