Direksi Garuda Terlibat Penyelundupan Harley Diberhentikan

Redaksi Redaksi
Direksi Garuda Terlibat Penyelundupan Harley Diberhentikan
(CNN Indonesia/Andry Novelino)

JAKARTA - Dewan Komisaris Garuda Indonesia memutuskan untuk memberhentikan sementara waktu seluruh direksi yang terlibat baik secara langsung maupun tidak langsung dalam penyelundupan Harley Davidson beberapa waktu lalu.

"Akan memberhentikan sementara waktu semua anggota direksi yang terindikasi, terlibat secara langsung maupun tidak langsung dalam kasus dugaan penyelundupan Harley Davidson dan Sepeda Brompton dalam penerbangan Garuda Indonesia GA9721 jenis airbus A30900 Neo yang datang dari pabrik airbus Prancis," kata Dewan Komisaris Garuda Indonesia Sahala Lumban Gaol kepada awak media di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Sabtu (7/12).

Meski begitu, Sahal enggan membeberkan siapa saja direksi Garuda Indonesia yang dinonaktifkan sementara oleh Dewan Komisaris.

"Saya tadi sudah sampaikan anggota [Direksi Garuda Indonesia] yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung. Saya belum mau menyampaikan siapa saja," tegas Sahal.

Kasus penyeludupan Harley-Davidson melalui pesawat Garuda terungkap.

Beberapa waktu lalu Ditjen Bea Cukai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan menangkap basah upaya penyelundupan Harley Davidson dan Sepeda Brompton melalui pesawat Garuda yang baru didatangkan dari Prancis.

Setelah diselidiki, penyelundupan melibatkan Direktur Utama Garuda I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra atau Ari Askhara. Atas keterlibatan tersebut, Menteri BUMN Erick Thohir memutuskan untuk memecat Ari dari posisinya.

Erick mengatakan penyelundupan Harley melalui pesawat Garuda tersebut cukup sistemik dan terencana.

"Itu kan ya sudah skenario lah. Itu kan wilayahnya Menteri Keuangan dan Dirjen," ujar Erick.

(cnnindonesia.com)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini