Dimakan Usia, Simbol Negara di Kantor Bina Marga APBN Sobek

Redaksi Redaksi
Dimakan Usia, Simbol Negara di Kantor Bina Marga APBN Sobek
fin/riaueditor.com
Ruko di Pertigaan Jalan Arifin Achmad – Jalan Sukarno Hatta yang kini menjadi Kantor Satker Bina Marga APBN. Riau. Bendera di halaman kantor tersebut terlihat sobek.
PEKANBARU, riaueditor.com–  Satker APBN Dirjen Bina Marga Riau sepertinya harus belajar tentang pemerintahan dan kebangsaan. Pasalnya, sudahlah tak pakai plang nama kantor, simbol negara semacam bendera merah putih di instansi itu koyak akibat termakan usia.

Koyaknya simbol negara di instansi itu, sudah berlangsung lama. Bahkan, salah seorang PNS di Satker tersebut sudah diingatkan riaueditor.com agar diganti dengan yang baru. Selain koyak, warna bendera merah putih ini juga sudah terlihat pudar akibat termakan usia. Saat itu, PNS tersebut berjanji akan segera menggantinya dengan yang baru.

Akan tetapi, seminggu lebih usai bertemu dengan PNS dimaksud, Jumat (6/6), kondisi bendera di halaman kantor Satker Bina Marga APBN di Pertigaan Jalan Arifin Achmad – Sukarno Hatta, tak kunjung diganti. Akibatnya, simbol negara di instansi tersebut menjadi pergunjingan warga yang biasa ngopi di samping kantor tersebut.

Kondisi ini juga membuat Ketua Forum LSM Riau Bersatu (FLRB), Ir Robert Hendriko angkat bicara. Ia mengatakan, koyaknya bendera merah putih di Satker Bina Marga APBN Riau, merupakan isyarat bahwa instansi tersebut tak memahami arti pemerintahan dan kebangsaan, ujarnya saat ditemui, Jumat (6/6).

Tak sampai disitu, dosen Universitas Lancang Kuning ini juga menyoroti ketiadaan papan plang kantor sejak pindah dari Jalan Pepaya.  Robert Hendriko berjanji, akan melayangkan surat resmi ke instansi tersebut. Karena simbol negara dan aturan tentang pemerintahan mutlak dilaksanakan oleh instansi manapun, ujarnya.

Pantauan di Satker APBN Bina Marga PU Riau, sejumlah pejabat penting di instansi itu tak berada di tempat.  Menurut salah seorang staf, mereka tengah rapat di Padang, Sumbar. Sementara Kasatker Wilayah I APBN Bina Marga Riau, Ir Simon Ginting jarang ke kantor, karena lebih banyak menghabiskan waktu di Medan, Sumut. (fin)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini