Bandara-Bandara Ini Tutup Sementara karena Asap

Redaksi Redaksi
Bandara-Bandara Ini Tutup Sementara karena Asap
(REUTERS/Willy Kurniawan)
Foto: Kebakaran hutan di Palangkaraya, Kalimantan Tengah (14/9/2019).

JAKARTA - Sejumlah bandara di Sumatera dan Kalimantan terkena dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat, dampak itu membuat sejumlah penerbangan terganggu.

Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Polana B Pramesti mengatakan, jumlahnya terus bergerak dari waktu ke waktu. Ini tergantung ketebalan asap yang berpengaruh terhadap visibility atau jarak pandang.

"Bergerak terus ya. Kadang bandara ini terdampak, kadang enggak. Kalau yang hari ini laporan terakhir yang di Sumatera hanya Dumai dan Riau tapi sedikit, cuma sebentar. Di Kalimantan ya masih ada," ungkapnya kepada CNBC Indonesia ketika dikonfirmasi Rabu (18/9/2019).

Untuk Kalimantan, bandara terdampak ada di wilayah Pontianak, Samarinda, Sampit, dan Malinau kena imbas asap. Dia belum tahu sampai kapan dampak tersebut berpengaruh pada bandara-bandara tersebut.

Pasalnya, kabut asap mengepul bermula dari kebakaran hutan di daratan. Kendati demikian, koordinasi dengan berbagai pihak terkait terus dilakukan.

"Kami sih koordinasi cuma di bidang yang terkait dengan tupoksi (tugas pokok dan fungsi) kita saja ya. Dengan KLHK, BMKG, yang kita lihat adalah dari visibility-nya saja," urainya.

Mengutip data dari Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub, berikut daftar bandara yang sempat ditutup sementara sepanjang Selasa kemarin:

Bandar Udara APT Pranoto Samarinda

Bandar Udara Melalan Melalak

Bandar Udara Rahadi Oesman Ketapang 

Bandar Udara H.Asan Sampit

Bandar Udara Sanggu Buntok

Bandar Udara Pangsuma, Putussibau

Bandar Udara Letung Anambas

"Penutupan bandara yang terdampak akibat kabut asap demi menjaga keselamatan dan keamanan penerbangan, kita harus pastikan semua laik untuk beroperasi di bandara," kata Polana. 

(cnbcindonesia.com)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini