Siaga Satu Lingkungan Hidup Indonesia dan Solusi Green Economy

Redaksi Redaksi
Siaga Satu Lingkungan Hidup Indonesia dan Solusi Green Economy
istimewa

"Terjadi environmental degradation akibat pembangunan yang hanya mengandalkan sektor komoditas SDA. Hingga akhirnya Indonesia kini memiliki 10 masalah besar lingkungan dengan problema sampah nasional 67,8 juta ton sampah, yang merupakan masalah terbesar (40%), dan bencana banjir di urutan kedua (20%)," tuturnya.

Dijelaskanya, untuk mengatasi masalah tersebut menjadi tugas pemerintah sebagai otoritas yang memiliki kebijakan, modal anggaran, infrastruktur dan birokrasi pemerintahan yang lengkap kiranya sudah harus mulai menata pembangunan yang pro lingkungan dan sustainable.

"Hal tersebut tentunya harus didukung oleh porsi anggaran pemeliharaan yang pro lingkungan," ujar Handi.

Handi juga menuturkan bahwa anggaran lingkungan hidup justru tidak tercantum dalam APBN 2021, padahal dalam APBN 2015-2020 dicantumkan.

"Secara persentase memang meningkat, tetapi secara nominal angkanya justru terlalu kecil. APBN 2019 mencapai Rp2400 triliun atau rata-rata Rp1500 triliun, tetapi anggaran fungsi lingkungan hidup tercatat hanya Rp 14 triliun. Dari angka-angka itu dapat dilihat bagaimana komitmen pemerintah dalam hal kebijakan lingkungan yang masih jauh dari harapan," pungkasnya.(rls)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini