Siaga Satu Lingkungan Hidup Indonesia dan Solusi Green Economy

Redaksi Redaksi
Siaga Satu Lingkungan Hidup Indonesia dan Solusi Green Economy
istimewa

Poppy Ismalina, Ph.D mengatakan bahwa Indonesia sebagai negara yang sangat rentan terhadap dampak negatif perubahan iklim harus secara konsisten mengacu pada program membangun Indonesia hijau.

“Agenda perubahan iklim harus ditetapkan yakni perlindungan lingkungan hidup dan pengurangan emisi karbon. Pilihan strategi untuk menuju ke agenda penyelamatan lingkungan hidup dan emisi karbon terletak pada pilihan strategi dan kebijakan ke depan dengan menggunakan sektor riil dan sektor jasa keuangan,” terang Poppy.

Poppy yang merupakan Associate Professor Ilmu Ekonomi, Universitas Gadjah Mada juga mengatakan bahwa konsep pemulihan green economy recovery, harus dilakukan dengan konsisten beserta implementasi yang sustain. Semua ditujuan agar lingkungan hidup tetap terjaga, dan tidak hanya memikirkan keuntungan ekonomi semata, tetapi bagaimana dapat meningkatkan keadilan sosial dan peningkatan kualitas hidup.

"Sayangnya, dari aspek budget allocation, program mitigasi lingkungan dan adapatasi masih dianggarkan dengan sangat kecil pada APBN 2021-2022," katanya.

Selanjutnya Dr. Handi Risza, Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Universitas Paramadina menyatakan bahwa kerusakan lingkungan akibat eksploitasi kekayaan tambang Indonesia dilakukan tanpa pernah memikirkan aspek perbaikan lingkungan.

"Ini menjadi salah satu sebab mengapa Indonesia tidak bisa melepaskan diri atau tergantung dari hasil komoditas sumberdaya alam (SDA). Akibat perekonomian yang terlalu bergantung pada komoditas, maka tidak pernah bisa leading menuju industrialisasi pengolahan yang berbasis pada nilai tambah produk SDA," jelasnya.

Handi juga menyatakan bahwa dikarenakan tidak terlalu aware dengan keberadaan lingkungan, maka akibatnya terjadi kerusakan hutan primer dengan alih fungsi lahan yang meluas.


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini