Oknum Warga Meracun Ikan, Kolam Petani Binaan Arara Abadi Tercemar

Redaksi Redaksi
Oknum Warga Meracun Ikan, Kolam Petani Binaan Arara Abadi Tercemar
Alex Sapirman menunjukkan ikan yang mati di sungai Empang Kanan akibat diracun oknum yang tak bertanggung jawab.(Foto: Ist)

SIAK - Petani binaan APP-Arara Abadi di Kampung Pinang Sebatang Barat Kecamatan Tualang Kabupaten Siak mengeluh. Sebanyak 7 kolam ikan di areal seluas 2 hektar tercemar dan terancam akibat warga yang meracun ikan di sungai.

Alex Sapirman, ketua kelompok tani setempat menyampaikan, kejadian ini sudah tiga kali terjadi. Beruntung, para petani segera mengantisipasi dan membuka bendungan hingga ikan di kolam bisa diselamatkan.

"Kalau tidak kami antisipasi, ikan bisa mati. Paling tidak kerugian kami bisa mencapai 500 juta," tutur Alex Sapirman.

Diketahui, para petani tambak memanfaatkan air dari aliran sungai Empang Kanan yang berada di perbatasan Kampung Pinang Sebatang Barat dan Pinang Sebatang Timur. Di sungai inilah oknum yang tidak bertanggung jawab meracun ikan.

Air sungai yang diracun tersebut kemudian mengalir ke kolam para petani dan meracuni ikan di dalamnya.

"Kami berharap pemerintah kampung membuat imbauan tegas, melarang warga menangkap ikan dengan cara meracun," kata Alex.

Lanjutnya, meracun ikan ini tak hanya merugikan para petani saja, namun juga sangat merugikan daerah khususnya. Bagaimana tidak, wilayah yang seharusnya sangat berpotensi, justru dirusak dengan pola menangkap ikan dengan cara meracun yang sebenarnya tidak diperbolehkan.(Andi)

Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini