Warga Menduga Kebakaran di Areal HTI PT RAPP Disengaja

Redaksi Redaksi
Warga Menduga Kebakaran di Areal HTI PT RAPP Disengaja
PKL.KERINCI, riaueditor.com- Kebakaran lahan di sepanjang 6 kilometer pada areal HTI PT RAPP di jalan koridor Pelalawan menuju Putong kilometer 30, 80, hingga kilometer 86 menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat Pelalawan. Warga menduga kebakaran lahan tersebut disengaja pihak perusahaan guna menekan biaya operasional.

Informasi yang kami peroleh beberapa hari lalu dari salah seorang karyawan PT RAPP yang ikut membantu memadamkan api yang melalap lahan HTI PT RAPP di jalan Koridor Pelalawan menuju Pelabuhan Putong, kilometer 30, 80 sampai kilometer 86 tersebut menjelaskan jika lahan yang terbakar adalah areal hutan tanaman akasia yang baru satu bulan panen.

Bekas ranting dan dedaunan akasia kering berserakan di areal tersebut, ranting dan dedaunan yang sudah layu ini menyulitkan mereka untuk memadamkan api, diperparah lahan yang terbakar hamparan Gambut berkedalaman diatas 3 meter.

Warga menduga perusahaan sengaja membakar lahan tersebut setelah mendengar informasi kalau tanaman akasia PT RAPP itu baru satu bulan ini dipanen. Warga memprediksi ranting kayu dan dedaunan akasia yang baru dipanen itu diduga sengaja dibakar perusahan untuk membersihkan lahan tersebut, dan kalau dibakar biayanya pembersihan lahan itu pun akan jauh lebih murah, ungkap Zainuddin yang juga tokoh masyarakat Pelalawan.

Di ujung telpon, di tempat terpisah, Erik humas PT RAPP membantah kalau pihak Perusahan PT RAPP sengaja melakukan pembakaran lahan untuk melakukan pembersihan sisa Panen Akasia.

Menurutnya, PT RAPP telah memiliki komitmen menerapkan lahan tanpa bakar, dan PT RAPP malahan ikut membantu lahan konsesi dari kebakaran, untuk mengatisipati kebakaran lahan tersebut PT RAPP menyiapkan 3 Helikopter dan 600 personil.

"Kami membantah dugaan warga kalau perusahan kami melakukan pembakaran lahan untuk melakukan pembersihan, kami telah memiliki komitmen mengelola lahan tanpa bakar, malahan kami juga ikut membantu memadamkan lahan yang terbakar di seluruh Riau, dengan menyediakan 3 Helikopter dan 600 personil," ungkap Erik, Humas PT RAPP.

Saat ini kabut asap di kabupaten Pelalawan sangat pekat dengan jarak pandang yang hanya lima puluh meter saja, dan kabut asap di Pangkalan Kerinci sudah bercampur partikel-partikel debu sisa kebakaran. (dik)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini