Berada di Pulau Kecil

Warga Desa Beting Alami Krisis Air Bersih Berkepanjangan

Redaksi Redaksi
Warga Desa Beting Alami Krisis Air Bersih Berkepanjangan
BETING, riaueditor.com- Ratusan KK warga Desa Beting Kecamatan Rangsang Pesisir selama ini ternyata mengalami krisis air bersih. 'Jika kemarau sebentar saja seluruh warga desa akan kesulitan mendapatkan air bersih.'

Demikian dikatakan Atan, warga Dusun 2 Desa Beting, lewat ponselnya Rabu (26/3).
Menurutnya, krisis air yang dialami masyarakat tidak hanya sebatas kebutuhan air bersih untuk minum dan memasak saja. Krisis air juga dialami untuk kebutuhan mandi dan cuci. Kemarau panjang yang  terjadi selama ini masyarakat semakin kesulitan mendapatkan air.

Atan menambahkan, saat ini warga sudah semakin jauh mencari sumber air tawar yang masih tersisa di bagian darat pulau tersebut. Warga harus berjalan kaki sejauh 2 Km untuk mendapatkan air bersih itu.

"Kondisi tersebut tidak akan bertahan lama, sebab semakin panjang masa kemarau, maka airpun akan semakin kering. untuk itu masyarakat Desa Beting sangat berharap kepada pemerintah daerah agar dapat membangun fasilitas air bersih di desa tersebut. Apakah dengan membangun bak air raksasa yang dapat menampung air hujan untuk digunakan masyarakat secara umum. Atau dengan membuat sumur bor lalu airnya diolah sedemikian rupa, sehingga layak dijadikan air bersih atau bisa diminum itu," sebut Atan.

Tanpa bantuan pemerintah daerah maka krisis air bersih di Desa Beting ini akan terus menjadi keluhan masyarakat untuk selama-lamanya, sebut Atan.

Edison warga Dusun 1 menambahkan,  Desa Beting berada pada sebuah  pulau kecil di Pulau Rangsang. Desa tersebut dikelilingi oleh hutan bakau. Sehingga desa itu tidak memiliki hutan alam yang luas, sebagaimana yang terdapat di Pulau Padang atau Pulau Tebingtinggi. Sehingga semakin ke darat, maka akan semakin mendekat dengan bibir pantai.

Masyarakat Desa Beting hingga sejauh ini memang masih mengkonsumsi air redang berwarna merah kecoklatan itu secara mentah. Namun, jika musim kemarau berkepanjangan seperti ini, air sumur atau air tanah merah tersebut juga semakin mengering," ujarnya.(je)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini