Udara Di Kampar Mulai Tidak Sehat, Dua Titik Api Ditemukan

Redaksi Redaksi
Udara Di Kampar Mulai Tidak Sehat, Dua Titik Api Ditemukan
BANGKINANG, riaueditor.com- Selama tiga hari tidak turun hujan, kembali titik api bermunculan di Kampar, dua titik lokasi kebakaran lahan ditemukan di Desa Siabu Kecamatan Salo dan Desa Tanjung Balam Kecamatan Siakhulu, Selasa (25/3).

Akibat terjadinya kebakaran hutan dan lahan, Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) meningkat partikel debunya atau PM10 berada pada angka 83 status udara "Sedang" dari tiga hari sebelumnya Minggu (23/3) PM10-34 berstatus "baik".

"Betul, ada perubahan ISPU,  pada Minggu (23/3) masih status "baik" dengan PM10 pada angka 34,selasa kemarin PM10 menjadi 83 dengan perubahan unsur lain SO2 : 19, CO2 : 14, sedangkan O3 : 71 dan NO2-nya pada angka 66," kata Irtarius, Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) dikonfirmasi melalui Kasubid Kerusakan Lingkungan, Hasbi.S.Sos, Rabu (26/3).

Darwin Saragih, Kepala Bidang Penetapan Pengolahan Hutan (PPH) Dinas Kehutanan Kabupaten Kampar membenarkan informasi itu, "Betul ada dua lokasi kebakaran lahan di Desa Siabu Kecamatan Salo dan Desa Tanjung Balam Kecamatan Siakhulu," terangnya.

Untuk mengatasi kejadian itu, Dinas Kehutanan sudah menurunkan tim kesana, dipimpin Kepala UPTD, Masnur di Siakhulu dan Muslim, Kasi Pengamanan Kebakaran Hutna di Kecamatan Salo bersama Camat, Kapolsek dan kepala desa masing-masing di wilayah itu, juga pihak pemadam kebakaran dan Hasbi, S.Sos, Kasubid, Kerusakan Lingkungan Hidup Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kampar.

Kapolsek Kuok 'IPTU R Zuhri Siregar'yang di mintai  riaueditor.com penjelasannya pada Rabu Tanggal 26/3  tentang adanya titik api di Desa Siabu, menyampaikan"benar adanya titik api di Bukit Bungkuk Desa Siabu Kecamatam Salo,kita sudah turun ke lokasi titik api bersama,BPBD Kampar,Dinas Kehutanan Kampar,Manggal Agni,Camat Salo dan tim pemadam kebakaran.

"Kita tidak bisa sampai ke titik api, karna kondisi medan yang sangat berat sehingga api tidak bisa kita padamkan, kita butuh pemadaman lewat udara," kata Zuhri.

Dikernakan perlu pemadaman lewat udara,kita sudah berkoordinasi dengan Satgas Tanggap Darurat penanggulangan bencana kabut asap Provinsi Riau.karna waktu yang sudah terlalu sore mungkin besok pagi satgas akan turun dengan pemadaman lewat udara,pada dasarnya Satgas Provinsi tadi jawabannya sudah siap untuk turun, jelas Zuhri Siregar.(Smi)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini