Pj Bupati Serahkan Surat PKS PPDBT ke Kadishubkominfo

Redaksi Redaksi
Pj Bupati Serahkan Surat PKS PPDBT ke Kadishubkominfo
ads
Penjabat Bupati Bengkalis, H Ahmad Syah Harrofie menyerahkan surat PKS PPDBT kepada Kadishubkominfo H Jaafar Arief, Rabu (9/9) kemarin.
BENGKALIS, riaueditor.com - Guna mengembangkan potensi desa melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi. Pj Bupati Bengkalis  H Ahmad Syah Harrofie meyerahkan surat Perjanjian Kerja Sama (PKS) Program Pembangunan Desa Broadband Terpadu (PPDBT) kepada Pemerintah Kabupaten Bengkalis dengan Kemenkuminfo yang diserahkan ke Kadishubkominfo, Rabu (9/9) kemarin.

Untuk itu,  Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) akan meresmikan Program Pembangunan Desa Broadband Terpadu (DBT) pada beberapa dari prioritas berdasarkan Peraturan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Perbatasan Nomor 1 Tahun 2015. DBT adalah desa yang akan dilengkapi dengan fasilitas jaringan atau  akses internet, perangkat akhir pengguna dan aplikasi yang sesuai dengan karakteristik penduduk setempat. Progam Pembangunan DBT tersebut untuk mendukung dan membantu kegiatan mayarakat setempat sehari-hari. Progam Pembangunan DBT ini merupakan program penyediaan akses secara komunal.

Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Bengkalis, H Jaafar Arief menjelaskan dari 50 desa yang dibangun Kemenkominfo, dua desa diantaranya berada di Kabupaten Bengkalis.

" Yaitu Desa Wonosari Kecamatan Bengkalis dan Kadur Kecamatan Rupat Utara," kata Jaafar Arief

Kepada warganya dikedua desa yang menerima PPDBT dari Kemenkominfo itu, Pj Bupati, Ahmad Syah berpesan agar keberadaannya, khususnya layanan internet gratis yang nantinya bisa dinikmati, benar-benar dimanfaatkan untuk percepatan keberhasilan pembangunan di desa tersebut.

Secara terpisah Kabid Udara, Komunikasi dan Informatika Dishubkominfo Kabupaten Bengkalis, Saiful Bahri menjelaskan yang ikut menyaksikan penandatangan surat PKS Program DBT tersebut di Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Kamis (3/9) lalu menjelaskan, seluruh peralatan pendukungnya disediakan Kemenkominfo.

Sedangkan untuk pengelolaan selanjutnya, sambung Saiful Bahri, akan dihibahkan ke Pemerintah Kabupaten Bengkalis. Namun, katanya, sebelum itu Kemenkominfo akan memberikan bimbingan kepada warga setempat bagaimana pengelolaan peralatan tersebut.

" Sesuai dengan PKS, realisasi pengadaan peralatan internet terpadu akan dilakukan sekitar satu bulan lagi. Insya Allah masyarakat setempat bisa segera menikmati,"  ujar mantan Ajun Penyuluh Keluarga Berencana BKKBN Kabupaten Bengkalis yang pernah bertugas di Kecamatan Kubu, Kabupaten Rokan Hilir ini.(ads)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini