Pencemaran Sungai Tibun, Warga Akan Lapor ke BLH Riau

Redaksi Redaksi
Pencemaran Sungai Tibun, Warga Akan Lapor ke BLH Riau
Pencemaran sungai Tibun, Pulau Tinggi Kampar.
KAMPAR, riaueditor.com - Akibat beroperasinya galian C milik H Lasmi di desa Koto Tibun mencemari pemukiman masyarakat tiga dusun di desa Pulau Tinggi yang kena imbas air limbah galian tersebut.

"Air sungai sekarang juga tidak layak pakai, tercemar lumpur limbah galian C, padahal air sungai digunakan warga pulau Tinggi sehari-hari untuk mandi, mencuci dan lainnya," ungkap Birin, warga pulau tinggi Selasa (10/3/15) sore di pulau Tinggi.

Sambung Birin, kami telah upayakan ke pihak terkait BLH Kampar agar merespon laporan warga, jika tidak warga akan melanjutkan ke BLH propinsi Riau.

"Kita bisa lihat keadaan air di sungai itu kalau tidak diakibatkan galian C milik H Lasmi itu tak mungkin air keruh dan berlumpur," ujarnya.

Padahal sebelumnya air sungai Tibun jernih tak berbau, kecuali bila hujan deras dan di sungai Lipai maka barulah air di sungai Tibun ini keruh, "Dan itu pun tidak lama paling-paling dua hari, kalau sekarang ini setiap hari keruh apa mungkin karna air hujan," tukas Birin.

Sementara itu H lasmi mengatakan, pihaknya sudah melakukan yang terbaik dan mengantisipasi agar tidak mencemari lingkungan. Untuk menjaga itu kami sudah lakukan buatkan tempat penampungan limbah seperti empat kolam dari kolam pertama air disaring dan dikeluarkan ke kolam kedua dan dari kolam ke dua disaring lagi sampai ke kolam terakhir baru ke anak sungai Tibun," katanya.

"Tapi sekarang kita sudah tutup aliran air dari galian menuju ke sungai agar tidak ada lagi ada permasalahan antara usaha dan warga," ungkap H Lasmi kemarin di lokasi galian C.(has)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini