Meski Bengkalis Zero Hotspot, Pj Bupati Ingatkan Warga Tetap Waspada dan Cegah Karhutla

Redaksi Redaksi
Meski Bengkalis Zero Hotspot, Pj Bupati Ingatkan Warga Tetap Waspada dan Cegah Karhutla
bsm/bks
Pj Bupati Ingatkan Warga Tetap Waspada dan Cegah Karhutla.
LUBUKMUDA, riaueditor.com – Berkat hujan yang mengguyur dalam beberapa hari belakangan ini, saat ini berdasarkan pantauan satelit Kabupaten Bengkalis khususnya zero hot spot, atau tidak ditemukan titik api.

Meskipun demikian, Penjabat Bupati Bengkalis H Ahmad Syah Harrofie mengingatkan seluruh warga, termasuk di Kecamatan Siak Kecil dan Bukit Batu untuk tetap waspada. Terus melakukan berbagai upaya antisipasi atau pencegahan agar ke depan tidak lagi terjadi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

"Sedangkan kepada seluruh aparatur pemerintahan, baik di tingkat desa, kelurahan maupun kecamatan di Siak Kecil dan Bukit Batu saya minta untuk terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membakar hutan dan lahan," ujarnya.

Mantan Kepala Bapedalda Provinsi Riau ini mengemukakan itu ketika membuka kegiatan Impelementasi Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebangsaan Tahun 2015 halaman Kantor Kecamatan Siak Kecil, Desa Lubuk Muda, Jumat (14/8/2015).

Diingatkan Ahmad Syah, dampak dari asap Karhutla itu sangat besar dan merugikan. Salah satunya dapat menurunkan tingkat kecerdasan seseorang. Sebab komposisi asap yang ditimbulkan dapat merusak otak, sehinggal menimbulkan suatu kelainan pada otak.

"Dampak negatif jangka panjang, 10 atau 20 tahun ke depan akibat menghirup kabut asap dapat menimbulkan kerusakan kronis pada otak. Dapat menurunkan tingkat kecerdasan," ujarnya.

Karena itulah, kepada warganya Ahmad Syah berulang kali mewanti-wanti dan mengingatkan agar dalam membuka hutan atau mengolah lahan tidak dilakukan dengan cara membakar.

Selain Rektor Universitas Riau (UR) Aras Mulyadi, ikut hadir dalam pembukaan kegiatan yang mengambil tema `Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan: Penguatan Program Pencegahan Karhutla Berbasis Masyarakat` dan diikuti 180 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi se-Indonesia tersebut, diantaranya Danrem 031 Wirabima yang diwakili Kasiter Rem Letkol Kav Erwan.

Kemudian, serta Camat Siak Kecil Alpi Mukhdor dan Camat Bukit Batu Muhammad Fadlul Wajdi dan Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UR Suwondo.

Suwondo menjelaskan, 180 orang mahasiswa tersebut melaksanakan KKN  selama sebulan di sejumlah desa yang ada di Siak Kecil dan Bukit Batu. Mereka telah melaksanakan KKN selama dua minggu dan akan berakhir dua minggu ke depan.(bsm)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini