Lahan Kaplingan Terbakar, Personil Polsek Turut Padamkan Api

Redaksi Redaksi
Lahan Kaplingan Terbakar, Personil Polsek Turut Padamkan Api
images.net
RENGAT, riaueditor.com- Lahan kaplingan milik masyarakat yang berada di tepi jalan lintas timur Pematang Reba terbakar. Lokasi lahan terbakar tersebut tak jauh dari Mapolsek Rengat Barat terbakar, menyebabkan masyarakat harus bertindak cepat. Lahan milik warga Pematang Reba itu termasuk dalam wilayah Desa Sei Dawu.
 
Dengan dibantu petugas dari Polsek Rengat Barat puluhan warga dibantu oleh personil Komando Rayon militer (Koramil) berupaya memadamkan api dengan alat seadanya.

"Sedikitnya 1 hektar lahan yang dulunya milik AF, terbakar pada Selasa (25/3). Api mulai membesar pada pukul 13.30 Wib," sebut Kapolsek melalui kanit Reskrim Ipda A Roni di TKP.

Dikatakannya, terjadi kebakaran ditepian Jalan Lintas Timur ini mengejutkan pihak Polsek setelah mendapat khabar dari warga masyarakat, bahwa ada kebakaran Hebat, dengan adanya laporan kita langsung turunkan sejumlah personil membantu masyarakat yang sudah ada di lokasi guna pemadaman. "Kita padamkan api dengan alat apa adanya," sebutnya.

Karena ini kaplingan milik banyak orang yang sudah menjadi semak belukar jadi kita tidak bisa menuduh seseorang membakar, tapi mungkin seseorang yang lewat dengan membuang puntung api rokok. "Tidak ada tanda-tanda pembersihan lahan atau sengaja dibakar," sebut Ipda Aroni.

Danramil kecamatan Rengat Barat Kapten Siswandi juga turut menurunkan personilnya setelah mendapat kabar terjadi kebakaran lahan, diantaranya Babinsa Desa sei Dawu Serda M Siddik dan 3 personil lainnya.

Hingga saat ini Api sudah dapat dijinakkan, jika nantinya setelah dilakukan penyelidikan ada unsur kesengajaan maka akan kita limpahkan ke pihak kepolisian, sebutnya.

Sementara itu Afrizal selaku pihak yang disebut-sebut sebagai pemilik lahan saat dihubungi melalui selulernya mengatakan bahwa lahan kaplingan yang terbakar tersebut bukan miliknya lagi dan sudah dijual kepada pihak lain dengan bentuk kaplingan.
 
"Awalnya lahan tersebut memang miliknya, namun setelah di kapling-kapling, jadi pemilik lahan tersebut banyak yang punya, ada sekitar seratus orang lebih yang punya kaplingan disitu," katanya.(ali)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini