Kemarau Panjang, Pesimis Target Peningkatan Pertanian 10 persen Tercapai

Redaksi Redaksi
Kemarau Panjang, Pesimis Target Peningkatan Pertanian 10 persen Tercapai
ist.net
Kemarau Panjang, Pesimis Target Peningkatan Pertanian 10 persen Tercapai
PKL.KERINCI, riaueditor.com -  Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Hortikultura optimis jika tak terkendala oleh musim panas yang panjang, maka pihaknya akan mampu meningkatkan produksi pertanian sebesar 10 persen. Namun jika musim panas sampai bulan Agustus atau September, pihaknya pesimis target peningkatan 10 persen itu dapat tercapai.

"Di Riau ini, konteks bicara kita jangan tentang swasembada beras karena itu masih jauh, tapi tentang peningkatan produksi pertanian dulu. Artinya, kalau produksi pertanian meningkat maka arah ke depannya memang swasembada beras," terang Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Pelalawan, Ir Syahpahlevi, pada media ini di Pangkalankerinci, Selasa (7/7).

Syahpahlevi menjelaskan untuk mengejar target peningkatan 10 persen itu maka ada beberapa langkah yang dilakukan oleh pihaknya. Diantaranya pemilihan benih unggul, penataan kawasan, penerapan panca usaha tani dan berbagai langkah lainnya.

"tapi itu kembali lagi bahwa peningkatan produksi pertanian 10 persen itu akan tercapai jika faktor alam pun mendukung untuk hal tersebut. Jika faktor alam tak mendukung, maka sebagus apapun program kita ya percuma saja," tukasnya.

Menurutnya, untuk penataan kawasan sebagai langkah upaya peningkatan 10 persen itu maka dengan 7.600 hektare yang ada di daerah ini, maka 1600-2000 hektare diantaranya akan dipergunakan benih IP 200. Dan pada titik yang dipergunakan IP 200 itulah pihaknya akan membenahi irigasinya.

"Salah satu upaya penataan kawasan itu dengan cara membenahi irigasinya," tandasnya. (zul)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini