Kasus Karhutla, Polda Riau Terus Dalami Keterlibatan PT LIH Pelalawan

Redaksi Redaksi
Kasus Karhutla, Polda Riau Terus Dalami Keterlibatan PT LIH Pelalawan
Kasus Karhutla, Polda Riau Terus Dalami Keterlibatan PT LIH Pelalawan
PEKANBARU, Riaueditor.com - Aparat Kepolisian Polda Riau terus bekerja mengusut adanya dugaan keterlibatan PT Langgam Inti Hibrindo (LIH) di Kabupaten Pelalawan atas kesengajaan pembakaran lahan. Jika sebelumnya ada dua orang manager diperiksa sebagai saksi, maka sekarang ada 11 orang lainnya yang turut dimintai keterangannya terkait pembakaran lahan tersebut.

Ke sebelas orang orang yang diperiksa itu adalah karyawan perusahaan, staff dan manager yakni, Sy, AG, Al, Ns, RR, Kcr, Shr, Ym, Ar, SS dan WS. "Tiga orang lagi masih kita periksa terkait pendalaman kasus. Semua masih berstatus saksi," beber Kasubdit IV Direktorat Reserse Kriminal Khusus, AKBP Fadillah Zulkarnaen.

Menurut Fadillah, ke-11 orang itu masih berstatus sebagai saksi atas kebakaran 500 hekta lebih lahan Hak Guna Usaha (HGU) milik PT Langgam Inti Hibrindo. Selain mereka, ada dua saksi ahli yang turut didatangkan Polda Riau untuk mengusut kasus kebakaran lahan ini, mereka adalah Profesor Bambang Heru dan Doktor Basuki Wasis.

"Lalu hari ini kita datangkan juga saksi dari Kementrian Lingkungan Hidup," ungkap Fadillah, Rabu (2/9).

Masih terkait Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut) Riau, hingga kini pihak Polda Riau telah menetapkan 30 orang sebagai tersangka yang disinyalir sengaja melakukan pembakaran hutan dan lahan di Riau. Selain itu ada satu perusahaan (PT LIH) yang juga tengah diusut keterlibatannya dalam kasus serupa. "Dari 30 orang itu, paling banyak diamankan dari Polres Pelalawan," urainya.

Sebelumnya, pihak Dit Reskrimsus Polda Riau telah memanggil dua orang pihak PT LIH untuk mengusut dugaan pembakaran lahan tersebut. Satu orang diantarannya merupakan manager operasional dan seorang lagi selaku manager lapangan. Walau begitu, hingga kini pihak Polda Riau belum menetapkan tersangka di PT LIH. "Belum, karena kita masih menelusurinya," tutupnya.(X3)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini