Karhutla di Meranti Ancam Habitat Satwa Trenggiling

Redaksi Redaksi
Karhutla di Meranti Ancam Habitat Satwa Trenggiling
internet
karhutla ancam habitat trenggiling
SELATPANJANG, riaueditor.com - Kebakaran hutan yang melanda di Desa Tanjung Peranap, Kecamatan Tebing Tinggi Barat sejak 17 Oktober lalu masih belum bisa dipadamkan. Dampak kebakaran tersebut bahkan mulai mengancam habitat satwa liar, terutama trenggiling salah satu satwa dilindungi.

Kepala Desa Tanjung Peranap, Aswandi mengaku hingga saat ini pihaknya belum menemukan bangkai satwa liar yang terbakar. Namun dipastikan habitat trenggiling di kawasan tersebut ikut terbakar.

"Disana banyak juga Kancil, yang kami khawatirkan habitat trenggiling, sebab trenggiling bersarang di bawah tanah. Kalau kancil, sejauh ini kami tidak menemukan bangkainya. Hewan liar seperti kancil melarikan diri ke semak-semak sekitar hutan yang terbakar," ujarnya.

Di sisi lain, Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Z Pandra Arsyad berharap, Komandan Pangkalan Udara Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru bisa membantu memadamkan kebakaran hutan di Meranti menggunakan fire termonitor slam liquid.

Menurut AKBP Pandra, cairan fire termonitor tersebut sangat diperlukan untuk memadamkan kebakaran kawasan lahan dan hutan di Meranti. Sebab lahan gambut yang terbakar tersebut dikhawatirkan akan merambat lebih luas, sementara tim gabungan di lapangan tidak bisa mendeteksi apakah api sudah benar-benar padam.

"Saya berharap, Kabupaten Kepulauan Meranti menjadi daerah yang pertama kali mendapat bantuan cairan tersebut. Apalagi hutan dan lahan di kabupaten ini mayoritas lahan gambut yang sulit dideteksi keberadaan bara apinya," ungkapnya.(azw)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini